Minggu, 21 Desember 2014
Tribun Jateng

Dana TKI Hongkong di BMT Bringharjo Capai Rp 1,5 miliar

Selasa, 27 Desember 2011 13:35 WIB

Dana  TKI   Hongkong di BMT Bringharjo Capai Rp 1,5 miliar
Laporan wartawan Tribun Jogya/ Gaya  Lufityanti

TRIBUNJATENG.COM  YOGYA,   Dana yang disimpan TKI di Hongkong ke , Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Beringharjo , Yogyakarta   mencapai Rp 1,5 miliar. Baik dalam rbentuk modal, deposito, maupun simpanan yang dapat diambil sewaktu-waktu,

Hal ini diutarakan Direktur BMT Beringharjo,  Mursida Rambe, terkait dengan  perkembangan  penghimpunan   BMT TKI di Hongkong, Selasa (27/2/2011)

Dari pengalamannya melawat ke Hongkong beberapa kali, problem TKI selalu sama. Gaji TKI, lanjutnya, seringkali habis hanya untuk kepentingan pribadi maupun sekedar mengirimkan kepada keluarganya di tanah air. Dengan pola konsumsi seperti ii, Mursida mengkhawatirkan jika nanti setelah habis kontrak, TKI tak lagi mempunyai simpanan uang. “Bahkan beberapa dari mereka saat ini sudah mulai meminjam ke rentenir,” terangnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, BMT Beringharjo mulai mensosialisasikan gerakan menabung kepada TKI di Hongkong. Sejak 2006 silam tercatat BMT sudah mempunyai 350 mitra, dari total 561 ribu TKI di Hongkong. Menurut Mursida, angka ini cukup lumayan, karena mayoritas TKI di Hongkong berprofesi sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT). Ia melaporkan, pada tahun 2006, dana yang berhasil dihimpun TKI hanya sekitar Rp 180 juta. Kemudian pada tahun kedua berkembang menjadi Rp 270an juta, dan kembali meningkat pada tahun 2009 ke 2010. “Kemudian tahun 2011 tidak terlalu besar,” ungkapnya.

Terhadap  mitranya ini, BMT Beringharjo menawarkan beberapa produk simpanan, antara lain simpanan yang bisa diambil sewaktu-waktu, deposito yang berjangka empat sampai lima tahun, maupun investasi penyertaan modal dengan jangka di atas lima tahun. Bahkan BMT Beringharjo juga barusaja membuatkan produk bagi TKI, yakni Musyarokah Investasi Buruh Migran Harjo (Misbah). Melalui produk ini, mitra bisa berinvestasi mulai Rp 1 juta hingga Rp 10 juta dengan bagi hasil mulai sekitar 8,5 persen sampai 18 persen per tahun.

“Dari total simpanan mereka, simpanan berbentuk investasi penyertaan modal tercatat paling banyak, yakni senilai Rp 900 juta. Nasabah yang menyimpan pun diberi status calon anggota luar biasa," ujarnya.
 
Sementara bagi mitra yang menyimpan dalam bentuk simpanan yang bisa diambil sewaktu-waktu, BMT menyediakan layanan sms bagi TKI. Dengan metode ini, TKI cukup mengirimkan sms kepada pihak BMT manakala ingin mentransfer uang ke keluarganya di tanah air. Nantinya bukti transfer akan disimpan BMT sebagai laporan jika ada klaim dari mitra.

Dari perkembangan perhimpunan dana TKI di Hongkong ini, ke depan pihaknya akan membuka kantor cabang di Hongkong untuk menyediakan layanan informasi tentang BMT. Karena menurutnya, selama ini mitra maupun calon mitra hanya bisa berinteraksi jika Manajemen bertandang ke Hongkong, selanjutnya mitra akan kesulitan mengakses informasi. “Awal tahun 2012 ini, ditargetkan ada kantor cabang di Hongkong dan Kuala Lumpur,” terangnya.

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas