Tribun Jateng
UGM Tidak Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri
Tribun Jateng - Jumat, 27 Januari 2012 20:58 WIB
Share |
UGM_LOGO.jpg
TRIBUNJATENG.COM YOGYA  - Tahun ini UGM tidak menerima mahasiswa baru dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Pernyataan  ini  disampaikan  Direktur Administrasi Akademik UGM Prof Dr Ir Budi Prasetyo ketika dihubungi Tribun Jogja pada Jumat (27/1/2012).

"Peraturan dari pusat kan menginstruksikan universitas yang menerima mahasiswa baru melalui SNMPTN minimal memberikan kuota 60% untuk SNMPTN dan 40% untuk ujian mandiri. Namun UGM memutuskan untuk menerima mahasiswa baru 100% dari SNMPTN," jelas Budi Prasetyo.

Menurut Budi Prasetyo, tahun ini tidak hanya UGM yang membuat keputusan seperti itu. Institut Teknologi Bandung juga membuat keputusan serupa.
Pada SNMPTN 2012 ini UGM menerima sekitar 7000 mahasiswa.

Budi Prasetyo menyampaikan, ada beberapa hal yang harus dicermati oleh para calon mahasiswa baru yang ingin mendaftar ke UGM. "Pertama, UGM itu kampus yang memiliki kebijakan educopolis. Konsekuensinya, para mahasiswa baru diminta untuk tidak membawa kendaraan bermotor ke kampus. Kedua, para calon mahasiswa diminta memperhatikan kemampuan dirinya baik-baik. Hitung kemampuan diri sebelum mencoba masuk ke satu jurusan di UGM. Sesuaikan kemampuan dengan prodi yang dituju," ujar Budi Prasetyo.

Lebih lanjut, Budi Prasetyo menekankan, "Saya minta masyarakat mencermati baik-baik keputusan UGM ini. Kalau ada pihak-pihak tertentu yang ngaku bisa memasukkan calon mahasiswa ke UGM, itu bohong!"

Walau telah menetapkan menerima mahasiswa baru dengan mekanisme SNMPTN, namun Budi Prasetyo mengingatkan, "Bagi seluruh pendaftar ke UGM baik yang melalui jalur undangan maupun jalir tes tulis wajib mengisi kesediaan Sumbangan Peningkatan Mutu Akademik (SPMA)."(aa

Editor : budi_pras