Pande Besi Purworejo Lakukan Studi Banding
Rambat dan 28 pande besi lainnya asal Suren, Kabupaten Purworejo melakukan studi ke Bonyokan
TRIBUNJATENG.COM PURWOREJO, - Rambat dan 28 pande besi lainnya asal Suren, Kabupaten Purworejo melakukan studi ke Bonyokan, Jatinom, Kabupaten Klaten, akhir pekan kemarin. Studi dilakukan guna mempelajari teknik-teknik pembuatan alat sekaligus mengetahui cara mengelola industri secara baik.
"Kami studi ke Klaten atas inisiatif perangkat desa Suren dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Purworejo. Di sana, kami berdiskusi, saling tukar pendapat. Pengalaman yang sangat berharga bagi kami," ujarnya, Senin (30/1).
Lebih lanjut, Rambat menyatakan, setelah melakukan diskusi dan tukar pengalaman, ia dan rombongan ditunjukkan cara pembuatan alat secara baik dan benar. Pada kesempatan tersebut, rombongan pun mengaku sangat antusias.
"Tak hanya saya, tapi teman-teman juga tampak antusias. Kami kemudian tak segan-segan menanyakan hal apapun yang belum diketahui, terkait proses pembuatan alat-alat dari besi," ucapnya.
Terpisah, Kepala Bidang Perindustrian, Pertambangan, dan Energi Disperindagkop Kabupaten Purworejo, Subagiyo , menuturkan, dipilihnya Klaten sebagai tujuan studi banding karena pande besi di wilayah itu merupakan salah satu yang terbaik. Tak hanya itu, kelompok pande besi di Bonyokan sudah cukup terlatih dan bagus secara pengelolaan.
"Bahkan, mereka sudah membentuk koperasi yang dinamakan Koperasi Delapanbelas (Derap Laju Pande Besi dan Las, Red). Melalui studi tersebut, harapannya kerja sama kedua kelompok bisa berlanjut, terutama dalam hal penyediaan bahan baku, pemasaran, ataupun kelembagaan," urainya.