• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Jateng

Harga Beras di Purworejo Naik

Selasa, 20 Maret 2012 11:43 WIB
Harga Beras di Purworejo Naik
TRIBUNJATENG.COM PURWOREJO - Harga beras di sejumlah pasar di Kabupaten Purworejo mengalami kenaikan. Tren ini disebabkan oleh rencana penaikan bahan bakar minyak (BBM), khususnya premium dan solar, oleh pemerintah pusat pada 1 April 2012 nanti.

Di Pasar Baledono, misalnya, harga beras jenis IR64 naik dari Rp 7.000 menjadi Rp 8.000 per kilogram. Untuk jenis Delanggu, naik dari Rp 9.000 menjadi Rp 9.500 per kilogram. Demikian halnya dengan beras jenis Pandanwangi, yang naik dari Rp 8.500 menjadi Rp 9.000 kilogram.

"Rencana penaikan BBM sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga beras. Meski sejauh ini relatif stabil, harga komoditas lain dikhawatirkan juga akan mengikuti," papar Sukmo (41), pedagang beras di Pasar Baledono, Selasa (20/3).

Dari pantauan Tribun, harga komoditas lain belum mengalami kenaikan. Harga bawang merah masih di kisaran Rp 8.000 per kilogram. Untuk bawang putih, juga bertahan di harga Rp 6.000 per kilogram.

"Kalau harga gula pasir, sudah naik dari Rp 9.500 menjadi Rp 10.000 per kilogram sejak sebulan terakhir," ungkap Sukmo.

Mursidi (38), distributor beras, menyatakan, kenaikan harga beras terjadi tak hanya di Kabupaten Purworejo, tapi hampir di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan, di daerah lain, komoditas lainnya juga sudah ikut naik.

"Tak dimungkiri, setiap pemerintah akan menaikkan harga BBM, efek psikologisnya adalah naiknya harga komoditas, terutama yang masuk dalam sembilan bahan pokok," tukasnya.
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
8041 articles 92 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas