Apa Itu Laser Lipolysis ?
Tribun Jateng - Minggu, 29 April 2012 09:44 WIB

TRIBUNJATENG.COM JAKARTA - Mungkin bagi sebagian orang agak awam mendengar kata laser lipolysis, nah kalau bicara masalah sedot lemak tentunya sudah tidak asing lagi kedengarannya di telinga kita.
Laser lipolysis maupun sedot lemak itu semua merupakan cara bagi seseorang yang kelebihan berat badan untuk mengembalikan berat badannya ke ukuran yang sesuai dengan ukuran standar,
Saat ini penurunan badan dalam waktu singkat menjadi trend tidak hanya dari kalangan artis namun juga dari berbagai kalangan bahkan menurut penurut penuturan dokter Laurentius Ariawan Widyanto yang melakukan laser Lipolysis bersama rekannya dokter Harton juga datang dari kalangan pengacara, pejabat bahkan istri dari seorang menteri.
Kembali ke Laser lipolysis menurut dokter Ari dari Nibelth Clinic yang ditemui Tribunnews.com merupakan teknologi terbaru dalam dunia penghancuran lemak dengan menggunakan alat khusus yang dapat mengalirkan energy laser melalui fiber optic yang disangga oleh sebuah jarum logam yang membungkusnya. Untuk memasukkan ke dalam tubuh cukup membutuhkan sayatan berukuran 3 hingga 5 mm dengan menggunakan bius local jadi hanya mebutuhkan cairan anastesi relatif sedikit.
Hal yang biasa disukai pasien menurut Ari adalah pendarahan yang sangat minim sekali bahkan tidak ada sama sekali karena sinar laser ini akan membuat pembuluh darah menutup sehingga lebam juga dipastikan jarang terjadi.
Hasil dari tindakan laser lipolysis tidak menimbulkan gelombang pada permukaan kulit mengingat lemak mencair dengan mudah kemudian bisa keluar dengan cepat dan mudah dan kenis laser yang digunakan yaitu Nd Yag jenis long pulse,sinar laser dapat dengan mudah mencapai lemak yang ada tepatdi bawah kulit sehingga mampu merangsang jaringan kolagen, sehingga kulit merangsang lebih cepat dan tidak mengendur senra celulit pun langsung hilang.
Buat batasan usia pasien diakui Ari sejauh ini 15 tahun hingga 70 tahun pun bisa dilakukan, begitu juga bagi mereka yang menderita diabetes,jantung maupun hipertensi bisa mengikuti program laser lipolysis, namun beberapa hari sebelum melakukan laser mereka yang menderita gangguan itu akan diberikan obat tertentu sehingga dapat dilakukan upaya laser.
Ketika ditanya besaran biaya laser, Ari mengaku tergantung di wilayah mana yang akan jadi target laser , paling tidak gambarannya kalau di Singapura menurut diva Krisdayanti sekitar kisaran 1.500 dollar Amerika kalau dengan kurs dengan Rp 9000 an berarti kisaran harga ada di Rp 23 jutaa an.
Sementara saat ini laser lipolysis di Indonesia baru ada di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta Utara dan Nibelth Clinic yang ada di bilangan Grand Wijaya Centre Jakarta Selatan. Untuk biaya kata Ari di Indonesia jauh lebih murah dibandingkan di negara tetangga Singapura. “ Sekitar Rp 15 juta an untuk satu bagian lemak yang akan di laser,bisa juga lebih dari itu bila memang ada beberapa tempat yang akan jadi saran laser.
Nah kira-kira dokter Ari dan dr Hartono bisa menangani berapa pasien dalam se hari ? ternyata menurut penuturuan dr Ari dalam sehari hanya mampu melakukan laser sebanyak 2 pasien saja. “ Namun untuk bulan Mei mendatang dafar tunggu pasien penghancuran lemak dengan laser telah mencapai 20 pasien. Tapi setelah berlangsung hampie tahun berjalan, sekitar 1000 pasien telah berhasil ditangani.” Kata Ari.
