Warga Usir Penambang Liar di Kali Opak
Puluhan warga Dusun Sanden, Selomartani, Kalasan, usir paksa para penambang liar di alur Kali Opa
TRIBUNJATENG .COM, SLEMAN - Puluhan warga Dusun Sanden, Selomartani, Kalasan, usir paksa para penambang liar di alur Kali Opak yang berada di kawasan tersebut pada Sabtu (05/5/2012) siang. Upaya itu, dilakukan lantaran warga menganggap aktivitas penambangan liar telah menyebabkan kerusakan parah alur sungai. "Sungai ini dulu lebarnya 40 meter, sekarang menjadi 50 meter lebih,"jelas Junaedi, Kepala Dukuh Sanden.
Benar saja, ketika diperiksa, alur sungai mengalami kerusakan sangat parah. Menurut Junaedi, kerusakan terdapat di sepanjang alur sungai yang berada di wilayahnya sepanjang satu kilometer. Di beberapa titik, bibir sungai yang asli telah bergeser hingga 15 meter ke arah samping. Tak hanya merusak alur sungai, penambangan itu pun telah mengakibatkan hilangnya lahan pertanian milik warga.
"Saya sudah kehilangan lebih dari 500 meter lahan," ujar seorang warga, Legowo Sutrisno.
Wajar jika kemudian warga setempat merasa kesal dengan aktivitas ilegal itu. Terlebih, dilakukan oleh warga di luar lingkungannya. Kekesalan warga ini diwujudkan dengan aksi pengusiran terhadap para penambang yang kedapatan masih beraktivitas. Dalam aksi itu, warga berhasil mengusir beberapa penambang serta tiga unit mobil truk yang sedang mengakut