Selasa, 9 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Stok Beras Aman Sampai September

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Devisi Regional (Divre) DIY kini telah berhasil menyerap

Tayang:
Laporan Wartawan Tribun Jogya/ Gaya Lufityanti

TRIBUNJATENG.COM YOGYA, – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Devisi Regional (Divre) DIY kini telah berhasil menyerap beras dari petani. Atas pencapaian tersebut, saat ini Bulog Divre DIY berhasil menghimpun persediaan beras hingga 22.073 ton. "Dengan stok yang ada di gudang Bulog ini, maka persediaan masih aman sampai September ini," ujar Kepala Bulog Divre DIY, Darsono Imam Yuwono pada Senin (14/5/2012).

Dalam menyerap beras dari petani, Bulog menerapkan pola tarik dorong. Melalui upaya ini, penyerapan beras atau setara beras dari Februari- Maret tinggi bisa mencapai 500 ton per hari. "Sementara saat ini penyerapan beras mulai menurun sekitar 300 ton per hari karena musim panen sudah hampir selesai," katanya.

Dari keseluruhan persediaan beras yang dihimpun Bulog, penyerapan tertinggi didapatkan dari Kabupaten Bantul sebesar 10.380 ton. Penyerapan tinggi kedua didapatkan dari Kabupaten Kulonprogo sebanyak 7.252 ton, Kabutapen Sleman sejumlah 2.366 ton dan Kabupaten Gunungkidul 384 ton.

Sementara penyerapan gabah paling tingggi didapatkan dari Kabupaten Sleman 1.594 ton, Kabupaten Kulonprogo 1.324, Kabupaten Bantul 779 ton dan Kabupaten Gunungkidul 195 ton. Pihaknya merasa optimis tahun ini, karena penyerapan di panen pertama sudah tinggi.  "Saya berharap panen kedua pada Juni-Juli serta panen ketiga November-Desember juga akan tinggi produksinya seperti panen pertama sehingga dapat memenuhi target Bulog di 2012 ini sebanyak 60 ribu ton," terangnya.

Saat ini sebagian besar gudang Bulog sudah penuh. Ia menyebutkan, Gudang Bulog Pajangan yang berkapasitas 20 ribu ton kini telah berisi 19.702 ton, Wates yang berkapasitas 3.500 ton kini sudah over kapasitas 3.528 ton, Playen berkapasitas 2.500 ton kini telah menampung 2.356 ton dan Kalasan yang berkapasitas 23 ribu ton telah terisi 13.394 ton. "Sekarang ini gudang Bulog yang tersisa untuk menampung hanya di Kalasan, selebihnya kami mengandalkan penampungan beras di mitra-mitra Bulog untuk sementara," jelasnya.(gya)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved