Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wartawan Langsung Diam Saat Ditawari Joy Flight

Kejadian lucu terjadi ketika Danlanud mengajak wartawan melakukan joy filght.

Tayang:

Laporan wartawan Tribun Jogya/ Ikrob Didik Irawan

TRIBUNJATENG.COM  BOYOLALI,
-  Komandan Lapangan Udara (Danlanud) TNI AU Adi Soemarmo, Kol Pnb Kusworo mengundang wartawan yang bertugas meliput di wilayah Solo berkunjung ke markasnya. Kejadian lucu terjadi ketika Danlanud mengajak wartawan melakukan joy filght. Mendadak raut wajah wartawan langsung pucat karena takut tragedi Sukhoi Superjet (SSJ) 100 terulang.

Suasana pers gathering di Graha Dirgantara itu berlangsung santai dan serius saat Danlanud mengenalkan diri. Meski bertubuh kekar dan tampak "garang", Danlanud bisa sedikit melawak di depan puluhan wartawan ketika menjelaskan berbagai hal terkait Adi Soemarmo. Suasana ruang pun menjadi meriah oleh gelak tawa para pewarta beserta pejabat struktural Lanud Adi Seomarmo lain.

“Nanti setelah ini, kita lakukan joy flight bareng ya,” kata Kusworo, Selasa (15/5/2012). Mendengar hal itu, tawa para wartawan langsung terhenti sejenak. Mereka diam hingga suasana ruang menjadi hening.  Raut wajah langsung berubah drastis lantaran pada tragedi joy flight SSJ 100 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor. Saat itu, tak seorang pun wartawan yang mengacungkan tangan tanda bersedia mengikuti joy flight.

Ucapan Danlanud itu benar-benar dibuktikan, pada sesi terakhir acara kunjungan ke berbagai lokasi, para wartawan diajak ke pusat pelatihan penerbangan. Di situ, sejumlah pesawat Gelatik telah berjejer rapi siap untuk mengangkut para wartawan melakukan joy flight. Akhirnya, dipilih enam orang wartawan secara acak untuk terbang mengelilingi langit Bandara Adi Soemarmo. “Tenang, InsyaAllah aman kok,” kata Danlanud.

Enam orang tadi dibagi dua kelompok yang masing-masing terdiri dari tiga orang. Widi Nugroho, kontributor MNC yang mendapat giliran pertama terbang mengaku deg-degan. Saat masuk pesawat, benaknya terus terngiang-ngiang tragedi SSJ 100 yang menewaskan seisi pesawat. “Sempat deg-degan waktu sudah terbang tadi. Apalagi pesawatnya kecil, jadi sering goyang saat diterpa angin,” katanya.

Penerbangan itu berlangsung aman hingga rombongan kedua. Fajar Sodiq, wartawan Vivanews memilih tak ikut terbang. Saat teman-temannya mulai naik pesawat, ia hanya melihat dari kejauhan. Baginya, berfoto-foto sambil bergaya didekat pesawat lebih menyenangkan ketimbang menaikinya. “Kalau dengan joy flight, bayangan saya selalu tertuju pada Sukhoi. Jadi mending tak usah ikut naik saja,” katanya sambil tertawa.

Dalam pers gathering itu, Danlanud mengajak seluruh wartawan berkeliling melihat-lihat seluruh fasilitas yang ada. Kunjungan pertama ada berbagai fasilitas halang rintang. Kemudian berlanjut ke skadron pendidikan mulai Skadron 401 yang merupakan pusat pendidikan perwira, Skadron 402 pusat pelatihan radar, hingga pusat pelatihan anjing. Para wartawan juga diajak untuk menjajal sejumlah fasilitas yang ada di tempat-tempat itu. (dik)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved