Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Rabu Railbus Beroperasi

Railbus Bathara Kresna dipastikan benar-benar beroperasi perdana pada Rabu (20/6/2012), besok.

Tayang:
Laporan Wartawan Tribun Yogya / Ikrob Didik Irawan

TRIBUNJATENG.COM SOLO, – Railbus Bathara Kresna dipastikan benar-benar beroperasi perdana pada Rabu (20/6/2012), besok. Hal ini menyusul adanya kabar dari pemerintah pusat bahwa Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) telah rampung dibuat. Tarif yang akan dipatok nanti adalah Rp 30 ribu dari Yogyakarta hingga Sukoharjo.

Kabar mengenai kepastian pengoperasian perdana railbus ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkot Solo, Yosca Herman Soedrajat. Saat ditemui di dalam ruang kerjanya, ia terlihat sibuk menghubungi sejumlah orang lewat ponsel pribadinya. Selesai berbicara dengan satu orang, ia kembali menelpon orang lain.

“Saya sudah nelpon kemana-mana, railbus sudah pasti beroperasi perdana tanggal 20 (Juni) nanti. BASTO hari ini (kemarin) sudah dibuat dan dipastikan selesai,” kata Yosca sambil tersenyum sumringah, Senin (18/6). Rencananya, Dirjen Perkeretaapian Tunjung Inderawan akan datang langsung ke Solo untuk membuka acara pengoperasian perdana kereta berkapasitas sekitar 150 penumpang tersebut.

Sebelumnya, railbus direncanakan beroperasi pada 20 Mei. Namun rencana itu kandas karena BASTO tak kunjung rampung dibuat dan terkendala masalah teknis lainnya. “Pokoknya harus beroperasi dulu. Kalau nunggu sempurna, bisa-bisa railbus rusak karatan,” katanya. Menurut Yosca, tarif railbus yang dipatok adalah Rp 30 ribu untuk jurusan Sukoharjo-Yogyakarta, Rp 20 ribu untuk jurusan Solo-Yogyakarta, dan Rp 10 ribu untuk Sukoharjo-Solo.

Railbus belum sampai ke Wonogiri karena terkendala infrastruktur rel yang dianggap masih belum memadai. Kereta senilai Rp 16,8 miliar itu rencananya beroperasi sebanyak empat kali dalam sehari atau dua kali perjalanan pergi pulang (PP). Namun pihak Kementerian Perhubungan hanya mengijinkan dua kali saja yakni dimulai pagi hari dari Sukoharjo dan sore hari dari Yogyakarta. “Nanti railbus akan bisa berhenti di depan Solo Grand Mal dan kawasan Benteng Trade Center,” kata Yosca.

Pengoperasian perdana nanti akan dilakukan dari stasiun Purwosari menuju Sukoharjo lalu ke Yogyakarta. Terkait pengoperasian perdana itu, PT KAI Daops VI meminta persiapan matang, terutama di jalan Slamet Riyadi. Sebab, jalur rel disepanjang itu banyak perlintasan yang padat arus kendaraan tanpa palang pintu. “Jika tak ada penjaga, sangat rawan terjadi kecelakaan,” kata Humas Daops VI Eko Budiyanto.


Maka Daops VI meminta harus ada petugas penjaga untuk mengantisipasi kecelakaan. Hal lain yang juga harus dipikirkan adalah apabila railbus sewaktu-waktu mogok di jalan Slamet Riyadi. Sebab jika sampai hal itu terjadi, maka lokomotif penolong tak bisa masuk ke jalur rel di jalan protokol Kota Bengawan tersebut. “Tolong hal ini juga ikut dipikirkan oleh pihak terkait sebelum railbus dioperasikan,” kata Eko. (dik)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved