Kepala Disnakertrans Semarang Tidak Ingin Heli Jatuh Lagi
Tribun Jateng - Minggu, 24 Juni 2012 18:04 WIB
Share |


Laporan Wartawan Tribun  Yogya/ Bakti Buwono

TRIBUNJATENG.COM SEMARANG,
- Menjelang even khas kota Semarang yang selalu dilaksanakan sebelum bulan puasa, pesta rakyat Dugderan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Semarang Gunawan Saptogiri mengingatkan pihak yang akan mengisi acara untuk mengecek wahana permainan. Hal itu ia sampaikan untuk menghindari kecelakaan pada Dugderan tahun lalu.

Pada Dugderan 2011, seorang anak berusia lima tahun, Hayu Karunia Dewi tertimpa wahana helikopter saat pesta rakyat. Anak dari  Afendi (48) dan Metty Manasye Septiana Dewi (37) langsung menghembuskan nafas terakhir saat itu. Bahkan, beberapa kios dugderan sempat ditutup akibat kejadian itu.

"Kami minta seluruh wahana anak diperiksakan ke pemkot," kata Gunawan ketika dihubungi wartawan, Minggu (24/6/2012).

Selain memeriksakan, ia mengatakan pemilik wahana harus mengecek ulang menjelang even. Jika tidak layak, maka pemilik harus mengurungkan niatnya memakai wahana yang tidak beres. Seharusnya, kecelakaan yang terjadi dalam tahun lalu menjadi pelajaran berharga.

Gunawan menuturkan belum ada sangsi tegas terkait wahana yang bermasalah. Pihak pemkot belum melakukan penutupan, penyitaan bahkan denda. Meskipun demikian pihaknya tetap akan menyebar petugas lapangan untuk mengecek.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Kastur mengatakan  Dugderan diadakan pada 19 Juli 2012 dan melibatkan 16 kecamatan di Kota Semarang. Akan ada arak-arakkan dan pesta rakyat seperti tahun-tahun sebelumnya. (bbb)