Pedagang Bukan Khawatirkan Harga Namun Ketersediaan Stok
Tribun Jateng - Minggu, 22 Juli 2012 15:36 WIB
Share |
Daging_Sapi.jpg
Laporan Reporter Tribun Jogja Rento Ari Nugroho

TRIBUNJATENG .COM, PURWOREJO - Menghadapi Lebaran, harga daging sapi di Purworejo selama beberapa pekan terakhir cenderung naik. Namun, kekhawatiran pedagang bukan pada kenaikan harga namun pada ketersediaan stok.

"Harga naik, dari Rp 68 ribu per kilogram menjadi 70 ribu per kilogram," jelas Isti Rahayu (40) seorang pedagang daging sapi di Pasar Baledono Purworejo, Sabtu (21/7). Menurutnya, merambatnya harga daging sapi di awal bulan Ramadan ini memang biasa terjadi setiap tahunnya. Namun, yang menjadi kekhawatirannya adalah ketersediaan daging sapi.

Isti menuturkan, pada lebaran tahun sebelumnya harga daging sapi mencapai Rp 100 ribu per kilogram. hal itu disebabkan daging sapi sulit diperoleh. Kelangkaan menyebabkan tingginya permintaan pada saat Lebaran.

"Yang saya takutkan cuma kalau sudah dekat Lebaran malah nggak ada stok. Mengenai kenaikan harga nantinya, ya melihat ketersediaan stok," lanjutnya.

Mengenai harga pada saat awal puasa, harga tidak terlalu melambung tinggi karena stok masih lancar. Permintaan yang merambat naik masih mampu diimbangi dengan stok yang ada.