Pemkab Akan Bangun Kios Darurat
- Bupati Semarang Mundjirin menyatakan akan segera mencari solusi untuk mengatasi arus perdagangan di pasar terbesar kecamatan Ambarawa itu.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Bakti Buwono
TRIBUNJOGJA.COM,
SEMARANG- Bupati Semarang Mundjirin menyatakan akan segera mencari
solusi untuk mengatasi arus perdagangan di pasar terbesar kecamatan
Ambarawa itu. Beberapa alternatif solusi yang dipikirkannya antara lain
memanfaatkan jalur lingkar di belakang pasar dengan membangun kios
darurat meskipun tidak besar, memanfaatkan pasa suroboyo meskipun kecil
serta memanfaatkan tempat parkir bus yang menganggur di dekat lokasi
pasar.
"Senin (besok) jalur lingkar selatan juga akan dibuka mungkin jalan di depan pasar bisa dimanfaatkan separuh," ujarnya, Sabtu (21/7/2012).
Ia sadar pemindahan itu tidak akan mudah karena relokasi bukan masalah uang. Ia mengimbau, agar para pedagang memikirkan nyawa daripada memikirkan barang dagangan. Ia sadar barang dagangan ada yang pinjam menjadi modal dan juga kredit. Hal itu juga yang akan dipikirkan pihaknya.
Kemungkinan pemerintah kabupaten akan menggunakan dana tugas pembantuan untuk membangun kios atau los darurat. Saat ini sisa dana hanya Rp 400 juta dari Rp 1 Miliar. Selain dana tersebut pihaknya juga akan mencari alternatif dana lain. Kemungkinan pada 2013 akan ada dana khusus yang dialokasikan untuk pasar Projo.
"Yang penting lebaran ini harus aman terlebih dahulu. Kami juga menghubungi anggota DPR RI untuk meminta bantuan membangun lagi, karena dana kami tidak akan cukup," ucapnya.
Mundjirin mengimbau agar para pedagang sabar sementara pihaknya mencari jalan keluar. Musibah kebakar ini adalah musibah yang ke-61 dalam pertengahan tahun ini yang terjadi di Kabupaten Semarang. Semuanya butuh penanganan.(Tribunjogja.com)