Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Rumah Djoko Susilo Di Solo Mirip Benteng

Rumah nomor 70 di jalan Perintis Kemerdekaan, Sondakan, Laweyan, yang diduga rumah milik tersangka kasus simulator SIM, Irjen Djoko Susilo,

Tayang:
Laporan Wartawan Tribun Jogya/ Ikrob Didik Irawan

TRIBUNJATENG.COM SOLO,  – Rumah nomor 70 di jalan Perintis Kemerdekaan, Sondakan, Laweyan, yang diduga rumah milik tersangka kasus simulator SIM, Irjen Djoko Susilo, tampak mencolok ketimbang rumah-rumah lain di sekitarnya. Rumah tersebut sangat luas dan dikelilingi tembok setinggi sekitar tiga meter sehingga mirip benteng. Namun rumah itu tertutup dan seperti tak berpenghuni.


Rumah tersebut terletak tak jauh dari Pasar Kabangan. Tepatnya beberapa meter di sebelah utara pasar yang banyak menjual ember, tong, dan wajan tersebut. Saat Tribun tiba di depan rumah, pintu gerbang besar terbuat dari kayu terutup rapat. Persis di dekat pintu, terdapat nomor rumah bernomor 70 dan nama pemilik atasa nama Chandra Cahyadi.


Saat pintu diketok beberapa kali, tak ada jawaban, seolah rumah tersebut tak berpenghuni. Dari balik tembok, terlihat rumah mewah bergaya klasik dengan cat kuning. Dari balik tembok, terlihat tak hanya ada satu rumah, melainkan ada beberapa rumah. Namun bangunan utama ada dibagian depan, kemudian dibelakangnya ada ruang longgar yang dipenuhi pepohonan. Dibelakangnya lagi terdapat rumah yang ukurannya lebih kecil.


“Rumah ini rumahnya Pak Chandra,” kata Sumari, pria yang mengaku bertugas sebagai penjaga rumah, Kamis (2/8) malam. Saat ditanya apakah rumah tersebut milik Irjen Djoko Susilo, pria berbadan agak tambun ini menggelengkan kepala. Ia terlihat kaget saat rumah tersebut dikait-kaitkan dengan hasil korupsi yang dilakukan oleh jendral berbintang dua tersebut.


“Pak Chandra itu direkturnya Indosat. Kalau Pak Djoko Susilo saya tak tahu. Saya hanya tahu dari berita-berita di koran. Dia (Djoko Susilo) tak tinggal di sini,” kata Sumari lagi. Chandra, sang pemilik rumah sendiri lebih banyak tinggal di Jakarta. Sang majikan datang ke Solo terkadang lima bulan sekali, itupun hanya sebentar.


Hal senada juga diungkapkan oleh Suharto, Ketua RT 01 RW V. Pria paruh baya ini memastikan rumah tersebut memang rumah Chandra Cahyadi. Saat ditanya apakah Irjen Djoko Susilo pernah tinggal di situ, ia juga menggelengkan kepala tanda tak tahu. “Setahu saya, rumah itu memang rumah Pak Chandra. Petugas penjaga rumahnya adalah Pak Sumari,” katanya.


Menurut Suharto, setiap kali ada kegiatan kampung, yang biasanya datang mewakili adalah Sumari. Ia mengaku tak tahu menahu karena selama menjabat sebagai RT, laporan yang masuk rumah tersebut memang milik Chandra Cahyadi. “Saya juga kaget saat mendengar rumah tersebut dikatakan sebagai rumah Djoko Susilo,” katanya. (dik)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved