A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Dampak Perubahan Jadwal KA Prameks dari Stasiun Kutoarjo - Tribun Jateng
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribun Jateng

Dampak Perubahan Jadwal KA Prameks dari Stasiun Kutoarjo

Senin, 1 April 2013 17:42 WIB
Dampak Perubahan Jadwal KA Prameks dari Stasiun Kutoarjo
prameks
TRIBUNJATENG.COM PURWOREJO, – Terhitung mulai 1 April 2013 jadwal perjalanan KA Prameks dari Stasiun Besar Kutoarjo mengalami perubahan. Hal tersebut berdampak pada para penglaju yang menjadikan Prameks sebagai andalan untuk menuju Yogya dan Solo. Sementara, pihak PT KAI Indonesia Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta perubahan ini dilakukan demi keselamatan dan keamanan penumpang.

Berdasarkan pantauan Tribun Jogja di Stasiun Jenar kecamatan Purwodadi, satu stasiun yang menjadi titik perhentian Prameks setelah berangkat dari Kutoarjo, beberapa penumpang merasa kecewa. Mereka dirugikan dengan perubahan jadwal Prameks. Mereka berharap PT KAI mau meninjau kembali kebijakan tersebut.

Fentika (19) warga kampung Ngupasan Kelurahan Pangenjurutengah kec/kab Purworejo mengungkapkan, ia kaget ketika datang ke stasiun pada hari itu. Ia mengira Prameks akan berhenti di Jenar pada pukul 08.31.

“Namun ternyata, Prameks baru datang sekitar pukul 09.56. Saya belum tahu kalau ada perubahan jadwal Prameks ini,” jelasnya di stasiun Jenar, Senin (1/4).

Fentika menyatakan, dirinya merasa sangat kecewa dengan perubahan jadwal ini. Ia yang sedang kuliah di Universitas Gajah Mada (UGM) mengaku kesulitan menyesuaikan jadwal baru dengan jadwal nglajunya. Ia tidak lagi bisa sampai di Yogya pada pagi hari.

“Saya kecewa. Selama ini Prameks sudah jadi andalan untuk para penglaju seperti saya. Kalo bisa diubah sih, ya pengennya jadwalnya dikembalikan seperti sebelumnya. Untuk saat ini, alternatifnya ya saya terpaksa kos di Jogja,” jelasnya.

Seorang penumpang lain, Nurul Khamidah (23) menyatakan hal senada. Ia kecewa jadwal prameks diundur. Hal ini membuatnya bingung untuk menyesuaikan diri.

“Ya kecewa aja. Padahal saya tiap minggu pasti ke Jogja,” jelas pegawai swasta ini.

Di tempat terpisah, Kepala Stasiun Besar Kutoarjo, Kuscahyono menyatakan, pada 1 April KA Prameks pemberangkatan dari Kutoarjo memang mengalami perubahan jadwal.

“Baik KA Prameks keberangkatan pagi maupun sore mengalami pemunduran jadwal. Biasanya yang pagi diberangkatkan pukul 08.15 namun di jadwal baru mundur menjadi 09.40. Sementara yang sore dari berangkat pukul 18.00 jadi berangkat pukul 19.00,” jelasnya ketika dihubungi.

Ia mengungkapkan, pada hari pertama penerapan jadwal baru tersebut banyak penumpang yang belum tahu. Akibatnya, sejak pukul 07.00 penumpang sudah berdatangan.

“Padahal sudah kami sosialisasikan jauh-jauh hari. Jadwal baru pun telah dipasang, namun masih banyak yang belum tahu. Karena itu kami berharap para penumpang memerhatikan baik-baik perubahan jadwal ini. Mohon cek juga jadwal yang tertera di tiket agar tidak tertinggal atau datang terlalu awal,” katanya.

Sementara itu Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Sri Winarto menjelaskan, perubahan jadwal ini merupakan penerapan dari Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) baru yang dipakai mulai 1 April 2013. Khusus untuk Prameks, pergeseran jadwal disebabkan beberapa hal.

“Untuk jadwal Prameks dari Kutoarjo yang digeser mundur, memang berdasarkan beberapa pertimbangan. Pertama, mesin bisa rehat dengan jeda waktu yang ada. Hal ini dilakukan demi kondisi sarana kereta api. Seandainya mesin terus diforsir bekerja, kalau mogok tentunya akan merugikan masyarakat juga,” jelasnya.

Ia menambahkan, perubahan pola perjalanan yang juga terjadi pada KA jarak jauh sangat berdampak pada jadwal KA Prameks. Untuk menghindari berbenturan jadwal, terpaksa KA Prameks dan KA Sriwedari memiliki waktu rehat lebih lama di stasiun. Hal ini dilakukan untuk memberi jalan bagi KA-KA jarak jauh.(toa)
-
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas