Minggu, 23 November 2014
Tribun Jateng

Penipu Berkedok Investasi Diduga Alamat Kantor Palsu

Selasa, 9 April 2013 12:44 WIB

Laporan Reporter Tribun Jateng, Bakti Buwono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG
- Kapolsek Semarang Barat Kompol Yani Permana menduga, pelaku penipuan berkedok investasi, Fanny Sudarmono (27), telah membuat surat kerja sama cacat hukum.

"Surat kontrak CV Gold Assets dengan Dirut tersangka menggunakan alamat Jalan DI Panjaitan nomor 36. Padahal itu merupakan alamat dari PT ACF dan alamat CV Gold Assets, sendiri di Jalan Kaliwiru II/ 14 Candisari," katanya di Mapolsek Semarang Barat, Selasa (9/4/2013).

Awal kejadian pada 4 Januari 2012 hingga 4 Januari 2013 tersangka sebagai Deputy General Manager PT Axo Capital Futures Cabang Semarang dan Direktur CV Gold Asets bekerja sama investasi dengan dua korban.

Ia menjanjikan Hasina Suprapti keuntungan sebesar 2,5 persen per bulannya dari total investasi Rp 250 juta atau senilai Rp 6,250.000 ke rekening korban hingga kontrak habis. Namun, hingga akhir tidak ada dana yang masuk rekening hasina.

Korban lainnya, Bakti berinvestasi  Rp 100 juta dengan keuntungan 2 pesen perbulan atau sekitar Rp 2 juta dengan masa kontrak sejak 11 Januari 2012 sampai 11 Januari 2013. Ia menambah investasinya Rp 550 juta dengan masa kontrak sejak 21 Mei 2012 sampai 21 Mei 2013.

Dana milik Bakti itu justru dikelola di lain perusahaan yaitu di VGMC, RGCX dan ECMC dengan harapan akan mendapat keuntungan lebih besar dari PT ACF. Dana korban sejumlah Rp 650 juta tidak bisa dikembalikan tersangka. (*)
Editor: malvyandie
Sumber: Tribun Jateng

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas