Sabtu, 22 November 2014
Tribun Jateng

PT KAI Sudah Jual Tiket Arus Balik Lebaran

Minggu, 12 Mei 2013 18:49 WIB

PT KAI Sudah Jual Tiket Arus Balik Lebaran
Kereta api logawa
TRIBUNJATENG.COM YOGYA– PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyediakan 8.000 hingga 12.000 tiket kereta api jarak jauh keberangkatan Yogyakarta untuk melayani arus balik Lebaran. 

Pembelian tiket arus balik tersebut sudah bisa dilayani mulai Minggu (12/5/2013) hingga 90 hari berikutnya. Hal itu sesuai dengan kebijakan pemesanan tiket sejak 90 hari sebelum keberangkatan yang diberlakukan oleh PT KAI.

“Tiket arus balik pada H+1 atau keberangkatan 10 Agustus 2013 sudah bisa dibeli mulai hari ini,” kata Kepala Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Sri Winarto, Minggu (12/5/2013).

Menurut Winarto, ketersediaan jumlah tiket arus balik tersebut mengaku pada jumlah penumpang yang diberangkatkan dari Yogyakarta pada arus balik Lebaran tahun lalu. Pada saat itu, jumlah penumpang cukup beragam dari hari ke hari, namun lonjakan penumpang biasanya terjadi pada H+1 hingga H+3 saat puncak arus balik. 

Meski demikian, ia belum bisa memastikan kapan tepatnya puncak arus balik tahun ini, sebab PT KAI belum menentukan rencana operasi Angkutan Lebaran 2013.

Winarto mengimbau agar masyarakat mulai merencanakan keberangkatannya sejak jauh hari, sehingga antrean pembelian tiket yang mengular panjang setiap kali arus balik bisa diminimalisir. 

Di samping itu, pembelian tiket sejak H-90 juga akan mempermudah jika terjadi pembatalan tiket.

“Masyarakat bisa membeli di loket-loket reservasi tiket di stasiun, maupun memesannya secara online melalui minimarket, kantor pos, dan agentiket lainnya yang telah bekerjasama denga PT KAI. Lebih mudah,” ujarnya.

Untuk pembelian tiket arus balik tersebut, PT KAI memberlakukan tarif batas atas. Sebagai contohnya, tiket jurusan Yogyakarta – Jakarta bisa mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 750 ribu untuk kelas eksekutif.

Di samping itu, sistem boarding pass juga akan tetap dilaksanakan selama masa arus mudik maupun arus balik mendatang. Sistem ini mengharuskan setiap penumpang menunjukkan identitas yang sesuai dengan nama yang tertulis dalam tiket keberangkatan. 

“Tidak ada penggantian nama karena menggunakan sistem boarding pass, untuk meminimalisir calo,” imbuhnya.
Editor: agung yulianto
Sumber: Tribunnews.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas