• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Jateng

Ini Kronologi Bom di Pos Polisi Tasikmalaya

Selasa, 14 Mei 2013 09:45 WIB
Ini Kronologi Bom di Pos Polisi Tasikmalaya
KOMPAS.com/ IRWAN NUGRAHA
Benda yang dilempar ke Pos Polisi Mitra Batik, Kota Tasikmalaya, merupakan bom rakitan berdaya ledak rendah.
TRIBUNJATENG.COM, TASIKMALAYA- Sesuai data yang berhasil dihimpun Kompas.com, mulai dari saksi mata di lokasi kejadian dan pihak kepolisian setempat, kronologi penyerangan bom rakitan pos polisi Mitra Batik, Kota Tasikmalaya, adalah sebagai berikut: 

- Senin (13/5/2013) sekitar pukul 19.00, pos polisi lalu lintas di Perempatan Mitra Batik, Kota Tasikmalaya, didatangi seorang pelaku menggunakan motor dan berhenti di depan pos. Namun, ada seorang saksi mata di lokasi kejadian yang melihat pelaku datang bersama seorang temannya dengan berboncengan. 

-Pelaku yang diperkirakan berumur 20 tahun dengan tinggi sekitar 160 centimeter menggunakan jaket hitam, celana panjang jeans dan kaos putih, berjalan menuju pos dan melemparkan sebuah benda mirip termos kecil ke dalam pos. 

-Di dalam pos tengah berjaga dua orang petugas Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Aiptu Wijartono dan Brigadir Wahyu. Kedua petugas langsung keluar pos, dan mengejar pelaku yang lari ke arah timur dengan cara berlari dan meninggalkan sepeda motornya. 

-Kedua polisi pun mengejar pelaku yang terlihat berlari ke arah Jalan Cipedes 2, yang jaraknya sekitar 200 meter dari pos polisi. Mereka menggunakan dua motor.

-Setibanya di Jalan Cipedes 2, pelaku masuk ke sebuah tempat parkir motor yang dikira pelaku sebagai sebuah gang untuk melarikan diri. Dengan bantuan warga setempat polisi berhasil menemukan pelaku yang sedang bersembunyi. 

-Saat kedua polisi bersama beberapa warga setempat akan menghampiri, pelaku ternyata tengah bersiap untuk menembak dengan menodongkan sebuah pistol rakitan sejenis FN. Namun, pistol pelaku tak meletus saat hendak ditembakan ke arah kedua polisi dan warga. 

-Aiptu Wijartono pun hendak menangkap pelaku, namun pelaku menjatuhkan pistolnya dan mengeluarkan sebilah golok yang kemudian membacok beberapa kali tubuh korban. Warga pun ketakutan dan sempat mundur bersama petugas polisi tersebut. 

-Melihat rekannya dibacok pelaku, Brigadir Wahyu langsung menembak pelaku dua kali dengan pistolnya sampai pelaku tersungkur bersimbah darah di lokasi. 

-Brigadir Wahyu langsung membawa rekannya yang kritis ke rumah sakit menggunakan motor, karena mengalami luka bacok di kepala, dada, dan tangan. Sedangkan, pelaku dibiarkan di lokasi penembakan sampai akhirnya tewas. 

-Sekitar pukul 22.30, tim Gegana Polda Jabar tiba di pos polisi lokasi pelemparan benda mirip bom untuk mengamankan benda tersebut. Gegana pun membawa benda tersebut ke Mako Polres Tasikmalaya Kota untuk diperiksa dan dijinakan. 

-Hampir selama setengah jam, tim Gegana berhasil mengidentifikasi benda tersebut yang diketahui sebagai bom rakitan jenis pipa dengan detonator aktif berupa jam tangan. Tim pun berhasil menjinakan bom tanpa harus diledakan. 

-Mayat pelaku sesuai keterangan kepolisian telah dibawa ke satu rumah sakit di Bandung untuk diautopsi guna kepentingan penyelidikan.
Editor: agung yulianto
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
51633 articles 92 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas