Selasa, 9 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jelang Waisak 2557

Umat Buddha Diminta Seperti Sifat Air

Rangkaian perayaan Hari Tri Suci Waisak 2557 BE/2013, memasuki pada tahapan ritual pengambilan air berkahdari Mata Air Jumprit (Umbul Jumprit).

Tayang:
Penulis: m nur huda | Editor: rustam aji

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG – Rangkaian perayaan Hari Tri Suci Waisak 2557 BE/2013memasuki pada tahapan ritual pengambilan air berkahdari Mata Air Jumprit (Umbul Jumprit) di lereng Gunung Sindoro, Desa Tegalrejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jumat (24/5).


Prosesi pengambilan air tersebut, diawali dengan ritual Puja Bhakti di Altar Umbul Jumprit secara bergiliran sesuai Sangha masing-masing.Selanjutnya, para bhiksu mengambil air dengan gayung di sumber mata air atau Sendang Manik Moyo itu, kemudian dimasukkan ke dalam kendi.


Air dalam Kendi selanjutnya dibawa ke Altar Umbul Jumprit untuk didoakan. Usai ritual di komplek Umbul Jumprit, air tersebut kemudian dibawa dengan cara berkonvoi menuju Candi Mendut Kabupaten Magelang, untuk disemayamkan selama satu malam.

 

Mata air Jumprit ini sendiri berada di kawasan dengan ketinggian sekitar 2.100 meter dari permukaan laut, dan berjarak sekitar 26 kilometer arah barat laut dari Kota Temanggung.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved