A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Jelang Puasa, Harga Sembako di Klaten Terus Naik - Tribun Jateng
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribun Jateng

Jelang Puasa, Harga Sembako di Klaten Terus Naik

Selasa, 11 Juni 2013 10:02 WIB
TRIBUNJATENG.COM, KLATEN – Meski pembeli tidak menurun, daya beli masyarat sedikit berkurang akibat mulai naiknya harga. Hal tersebut tentu saja membuat para pedagang mengurangi kulakan sembako yang akan dijualnya lagi.

“Harga yang naik, pembeli tidak berkurang. Cuma daya beli mereka dikurangi. Meski harga baru beranjak naik sedikit namun sebagai pedagang saya sedikit mengurangi kulakan. Naik turun harga memang sering terjadi akhir-akhir ini, namun yang lebih dikhawatirkan kalau barang yang dijual stoknya tidak ada,” tutur Tarjo (45), seorang pedagang sembako di Pasar Srago, Klaten, Senin (10/6/2013).

Dalam dua pekan terakhir, hampir semua komoditas kebutuhan pokok masyarakat beranjak naik. Harga beras naik rata-rata Rp 500, seperti IR-64 Super menjadi Rp 8.000 dan Menthik Rp 9.000 per kilogram. Sedangkan telur naik dari Rp15.000 menjadi Rp17.000 per kilogram. Selain itu, cabai juga mengalami kenaikan antara Rp 3.000 sampai Rp 5.000, Sekarang, cabai merah menjadi Rp 35.000 per kilogram.

“Ini mungkin naik karena diakibatkan adanya rencana kenaikan BBM yang kabarnya Juni ini. Namun yang jelas, saat ini sudah akan mendekati bulan puasa (Ramadan). Ada kemungkinan harga sembako akan terus naik,” ujar Tarjo yang belasan tahun berjualan sembako itu.

Para pedagang kuliner juga merasakan dampak kenaikan harga. Mau tidak mau mereka harus mengurangi porsi jualan mereka dari biasanya. Seorang pemilik warung makan di Klaten Sudarmi, (47), mengatakan harga minyak goreng sudah naik menjadi Rp 9.500, dan gula menjadi Rp 11.600.

"Bahan kebutuhan pokok sehari-hari sekarang naik semua. Apalagi menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, bisa terus naik. Saya kira perlu adanya pemantauan dari pemerintah untuk mengendalikan harga sembako di pasaran supaya tidak naik tajam,” katanya.

Kasi Pengawasan Pengendalian Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Klaten, Dewi Wismaningsih, mengatakan pihaknya telah memantau kenaikan harga yang terjadi pada beberapa komoditas. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti penimbunan atau monopoli para spekulan, cuaca yang tidak kondusif mempengaruhi produktifitas, wacana kenaikan BBM, dan juga kenaikan harga LPG.
Editor: agung yulianto
Sumber: Tribun Jateng
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
76123 articles 92 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas