• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribun Jateng

Warga Kramatsari Pekalongan Protes Pembangunan Tower Selular

Selasa, 9 Juli 2013 23:46 WIB

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yusup Bayu Permadi

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Sejumlah warga Kelurahan Kramatsari, Kecamatan Pekalingan Barat, Kota Pekalongan mendatangi kantor kelurahan setempat untuk melayangkan protes terakit pembangunan tower provider telepon selular, Selasa (9/7/2013).

Seorang warga, Andi Kurniawan menyatakan, mereka protes karena izin pembangunan tower belum keluar, tapi pihak kontraktor sudah melakukan pembangunan. Selain itu, Andi juga menyampaikan masalah radiasi yang bisa muncul terkait adanya tower tersebut. Dia meminta, pembangunan tower dihentikan.

Lurah Kramat Sari, Eko Kasianto menyatakan, pembangunan tower telah dilakukan untuk kali kelima di Kramatsari. Saat pembangunan tower yang pertama hingga keempat, semuanya ditolak warga karena lokasinya di tengah pemukiman.

"Kemudian, lokasi tower dipindahkan ke tengah sawah. Pihak kelurahan serta RT/RW sudah menyetujui, termasuk dua penghuni rumah yang letaknya paling dekat dengan lokasi tower," katanya.

Berdasarkan hasil pertemuan dengan warga, Eko menyatakan, ada tiga keputusan yang diambil, antara lain mengenai masalah perizinan yang belum keluar. Menurutnya, pembangunan tower akan kembali dilanjutkan jika perizinan sudah keluar.

Dua poin lainnya, mengharuskan warga di RT 02 RW 05, Kelurahan Kramatsari, yang merupakan area lokasi pembangunan tower untuk segera bermusyawarah kembali terkait kelanjutan pembangunan, serta yang terakhir yaitu mengakomodasi kepentingan pemuda, khususnya di RT 02 RW 05.

Perwakilan kontraktor Proteland, Subur Rahman menyatakan, pengerjaan proyek pembangunan tower sudah sesuai prosedur, baik konstruksi maupun dari jarak dari pemukiman warga. Dikatakannya, jarak terdekat antara tower dengan pemukiman yaitu 80 meter. "Itupun hanya dua rumah yang berjarak 80 meter dari lokasi," jelasnya.

Terkait perizinan, Subur mengatakan, pihaknya sudah memasukan surat ke badan perizinan serta pekerjaan umum. "Namun hingga saat ini izin tersebut belum keluar," katanya.

Editor: agung yulianto
Sumber: Tribun Jateng
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
103063 articles 92 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas