Pasar Babadan Terbakar
Angin Kencang, Petugas Kesulitan Padamkan Api
Lima unit pemadam kebakaran belum mampu menjinakkan api sampai pukul 23.30. Petugas kesulitan memadamkan api
Penulis: galih permadi | Editor: agung yulianto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Agus, warga Ungaran Timur tampak ngos-ngosan membantu petugas pemadam kebakaran memadamkan Api yang membakar Pasar Babadan, Rabu (17/7/2013) malam.
"Saya pukul 20.00 lewat sini belum ada apa-apa (kebakaran). Sampai rumah sekitar pukul 20.30 ada kabar dari tetangga Pasar Babadan kebakaran. Saya langsung ke sini (pasar Babadan-red)," ujarnya.
Agus mengatakan api sudah membesar di tengah pasar. "Kemungkinan konsleting listrik," ujarnya.
Lima unit pemadam kebakaran belum mampu menjinakkan api sampai pukul 23.30. Petugas kesulitan memadamkan api karena angin cukup kencang.
Selain itu, petugas kesulitan mencari air untuk memadamkan api. Petugas harus bolak-balik mengisi air.
Bupati Semarang, Mundjirin yang berada di lokasi mengatakan pihaknya akan segera mencari lahan relokasi agar pedagang bisa berjualan kembali.
Terlihat pedagang menyelamatkan barang dagangannya yang bisa diselamatkan. "Ya Alloh entek kabeh (habis semua)," ujar seorang pedagang.