Minggu, 26 April 2015

10 Ribu Pegawai PLN Berencana Mogok Kerja, Jateng-DIY Terancam Gelap

Senin, 23 September 2013 10:03

10 Ribu Pegawai PLN Berencana Mogok Kerja, Jateng-DIY Terancam Gelap
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Petugas PLN memindahkan jaringan listrik di Jalan Taman Diponegoro, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (5/7/2013). Pemindahan jaringan ini sebagai bentuk perawatan terhadap instalasi listrik guna mencegah kerusakan saat terjadi cuaca buruk. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sekitar 10 ribu pekerja outsourcing (OS) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jawa Tengah (Jateng)-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan mogok kerja. Selama aksi menuntut pengangkatan sebagai pegawai tetap, bisa saja terjadi blackout. Baik karena kerusakan yang tidak tertangani maupun ulah tangan jahil.

Ketua Serikat Pekerja Independen (SPI), Suwardiyono, menyebut, aksi akan dilakukan pada 14 Oktober hingga 27 Oktober 2013. "Ada 10.111 pekerja PLN yang berstatus OS. Mereka semua dipastikan ikut mogok kerja," katanya.

Selama mogok, kata Suwardiyono, pegawai OS tidak akan menyentuh pekerjaan, meski saat itu terjadi gangguan listrik.

Mengantisipasi kemungkinan itu, Humas PLN Distribusi Jateng-DIY, Supriyono, mengatakan, manejemen PLN cukup meminta pada vendor penyedia tenaga OS untuk meminta para pekerjanya bekerja sesuai kontrak. Dengan begitu, pelayanan pada pelanggan akan tetap terjamin.

Namun, Ketua SPI, Suwardiyono, memastikan, meski vendor yang bekerja sama dengan PLN meminta para pekerja mengakhiri mogok, para sudah bertekat dan sudah sepakat untuk mogok selama dua minggu.

PLN Distribusi Jateng-DIY pun telah membuat sejumlah rencana agar pelayanan pelanggan tetap terjamin. “Dalam kondisi apapun, PLN tetap melayani pelanggan,” tegas Wisnu. Kamis (19/9/2013).

Di antara langkah yang akan ditempuh PLN untuk tetap bisa melayani pelanggan secara optimal, adalah, menempatkan supervisor teknik dari pegawai organik di setiap kantor unit. “Kemampuan pegawai organik ini di atas rata-rata. Kalau pegawai PLN tidak ahli dalam hal listrik dan penanganan gangguan, ya jangan jadi pegawai PLN," ucap Wisnu.

Halaman12
Editor: agung yulianto
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas