Jumat, 27 Maret 2015

Pemerintah Diminta Jangan Ikut Usulkan UMP 2014

Minggu, 20 Oktober 2013 11:20 WIB

Pemerintah Diminta Jangan Ikut Usulkan UMP 2014
Tribun Jateng/Raka Pujangga
Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Tengah batal rapat karena digeruduk sejumlah buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Semarang, di kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jawa Tengah, beberapa wqaktu lalu.

Laporan wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Tengah, Dono Raharjo, kesulitan menentukan rumusan untuk usulan upah minimum provinsi (UMP) 2014 kepada Gubernur Jateng.

Hal itu menyusul, terlalu banyak usulan UMP di dalam Dewan Pengupahan Jateng, termasuk usulan dari Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jateng.

"Seharusnya dinas tidak perlu ikut mengusulkan angka tersebut, cukup dari kalangan buruh dan pengusaha saja. Nanti ketemunya di angka berapa," kata dia kepada Tribun Jateng, Minggu (20/10/2013) kemarin.

Dono menambahkan, bila pemerintah ikut mengusulkan angka, maka akan menyulitkan penentuan rumusan angka pada putusan terakhirnya.

Dalam sidang Dewan Pengupahan Jateng, Disnakertransduk Jateng mengusulkan UMP 2014 Rp 1,406 juta dan Apindo mengusulkan Rp 1,3 juta.

"Bila mengikuti aturan resmi yang diusulkan pemerintah. UMP 2014 maksimal hanya mencapai angka Rp 1,5 juta di Jawa Tengah," jelas dia.

Halaman12
Penulis: raka f pujangga
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas