Jumat, 28 November 2014
Tribun Jateng
Home » Solo

Waspadai Jalur Utara Solo Rawan Kecelakaan

Rabu, 8 Januari 2014 14:55 WIB

Waspadai Jalur Utara Solo Rawan Kecelakaan
Tribun Jateng/Galih Permadi
Kasatlantas Solo Kompol Hamka Mappaita menemui sopir Bus di Terminal Tirtonadi, Rabu (8/1/2014). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Jalur Utara Solo di Jalan Ahmad Yani, Jalan Ki Mangunsarkoro hingga Palang Joglo merupakan jalur rawan kecelakaan yang menimbulkan banyak korban jiwa. Penyebabnya jalur tersebut merupakan jalur yang sering dilalui kendaraan besar yakni bus dan truk.

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Hamka Mappaita menyebut jalur tersebut dengan istilah black spot. “Jalur ini menjadi persinggungan antara kendaraan kecil dengan kendaraan besar, khususnya bus. Jarang terjadi kecelakaan “adu jangkrik”, kebanyakan kendaraan kecil tersenggol kendaraan besar,” ujarnya, Rabu (8/1/2014).

Kecepatan di jalur utara, kata Hamka, mempunyai kecepatan tinggi sehingga jika terjadi kecelakaan kebanyakan menimbulkan korban jiwa.

“Khususnya bus, kadang ugal-ugalan dan menerobos lampu merah untuk mengejar penumpang dan masuk ke terminal. Ini yang sedang kami antisipasi agar kecepatan bus bisa berkurang ketika masuk Solo,” ujarnya.

Selain kecepatan tinggi, lanjut Hamka, kondisi sopir yang lelah dan ngantuk menjadi faktor lain penyebab kecelakaan. “Kami tidak ingin kecelakaan yang menelan belasan korban jiwa yang terjadi di Banyumas, Surabaya, dan Bogor, terjadi di Solo. Jika sopir lelah, harus istirahat. Minimal 4-5 jam berkendara harus ganti sopir atau istirahat dahulu,” ujarnya.

Hamka mengatakan pihaknya tidak segan mengandangkan bus yang tidak taat aturan.

Penulis: galih permadi
Editor: agung yulianto
Sumber: Tribun Jateng

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas