• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Jateng

Kerjasama Pemanfaatan Ground Breaking Bandara A Yani Ditandatangani

Selasa, 17 Juni 2014 11:27 WIB
Kerjasama Pemanfaatan Ground Breaking Bandara A Yani Ditandatangani
Tepat pukul 09.52 WIB, Presiden Direktur Angkasa Pura I Tommy Soetomo bersama Panglima Kodam IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Sunindyo telah menandatangani Kerjasama Pemanfaatan (KSP) di lokasi groundbreaking Bandara Ahmad Yani baru, Selasa pagi (17/6/2014).

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANGTepat pukul 09.52 WIB, Presiden Direktur Angkasa Pura I Tommy Soetomo bersama Panglima Kodam IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Sunindyo telah menandatangani Kerjasama Pemanfaatan (KSP) di lokasi groundbreaking Bandara Ahmad Yani baru, Selasa pagi (17/6/2014).

Tommy memaparkan perjanjian KSP ini berlaku selama 30 tahun. "Perjanjian ini nanti bisa diperpanjang karena kemungkinan 30 tahun lagi terminal ini mungkin tidak muat lagi menampung jumlah penumpang," jelas dia.

Tommy mengungkapkan area groundbreaking yang digunakan tempat penadatangan ini nantinya akan berubah menjadi apron. Rencananya,  PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan kegiatan groundbreaking pengembangan Bandara International Ahmad Yani di lokasi baru tepatnya di sisi ujung utara bandara ahmad yani lama.

Hadir dalam acara ini Menteri Perhubungan RI EE Mangindaan, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Wakil Menteri BUMN Mahmuddin Yasin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman, Panglima Kodam IV/ Diponegoro Mayor Jenderal TNI Sunindyo serta Predident Director Angkasa Pura I Tommy Soetomo.

Tommy mengungkapkan tujuan pengembangan bandara ini untuk meningkatkan layanan pada penumpang. Pada 2013 traffic penumpang Bandara Ahmad Yani mencapai 3,2 juta orang sedangkan kapasitas bandara hanya 867 ribu penumpang pertahun dengan luas terminal 5.296 meter.
"Dengan perluasan tahap pertama ini, luas terminal akan menjadi 58.652 meter

Tommy melanjutkan, pada tahap pengembangan tahap ultimate nantinya, Angkasa Pura akan membangun terminal penumpang yang mampu menampung hingga 5 juta per tahun, sehingga permasalhan lack of capacity di bandara akan mampu teratasi.
" Pengembangan bandara ini akan memacu perkembangan perekonimian, bisnis, dan pariwisata di Jawa Tengah di bagian utara dan sekitarnya," ujar Tommy.

Bangunan terminal Internasional Ahmad Yani akan mengusung konsep unik, yaitu sebagai floating airport atau bandara di atas air pertama di Indonesia, juga menfusung konsep eco-airport yang ramah lingkungan.

"Yang beda dari
Terminal lama ini, pada pengembangan fase I, beberapa fasiltas dihadirkan, diantaranya 30 konter chec-in, 3 uni aviobridge, 4 konter visa on arrival, 5 unit elevator, 1 unit, travelator, serta 7 unit eskalator.
Selain itu akan dilengkapu area parkir seluas 43.634 meter dan baggage make-up yang menggunakan sistem Baggage Handling System (BHS) dari yang sebelumnya masih manual. (*)

Penulis: dini
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas