TribunJateng/

Semarang Dipromosikan Biro Tour Bali

Sejumlah 50 pelaku biro perjalanan wisata dan MICE dari berbagai kota besar mulai dari Bali, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya akan mengunjungi Semarang

Semarang Dipromosikan Biro Tour Bali
tribunjateng/wahyu sulistyawan
Pengunjung melintasi jembatan di area wisata goa kreo, kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Minggu (11/5/2014). Setelah pengisian waduk Jatibarang pengunjung akan kembali menikmati wisata goa kreo dan waduk jatibarang secara leluasa. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bakti Buwono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah 50 pelaku biro perjalanan wisata dan MICE dari berbagai kota besar mulai dari Bali, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya akan mengunjungi Semarang pada Selasa (24/6/2014). Mereka akan mengelilingi objek wisata di kota Semarang untuk dipromosikan di kota masing-masing.

"Untuk mengupayakan mempromosikan destinasi wisata kota Semarang. BP2KS dan Disbudpar kota Semarang menyelenggarakan familiariasation trip (fam trip) mulai 24-26 juni," kata Eriyati Riyanto, penguru badan promosi pariwisata kota Semarang pada tribun, Senin (23/6/2014).

Ia mengatakan, rangkaian kegiatan fam trip antara lain city tur kota lama dan pecinan serta kampung semarang pada hari pertama. Di kota lama mendapatkan penjelasan kota lama dipandu  oen foundation dan lopen. Setelah itu dengan becak, para pelaku usaha wisata mengadakan perjalanan ke pecinan sembari kuliner  wedang tahu dan loenpia,
Hari kedua, para pelaku wisata bakal mendatangi lawang sewu, rumah herborist, dan desa wisata kandri (bermain tubing,menyusur kali sekitar waduk jatibarang, kuliner dan potensi pendukung lainnya).

"Kami harap  ada peningkatan pengunjung setelah fam trip, mereka membuat paket kemasan wisata ke destinasi semarang," jelasnya.

Kepala bidang pembinaan industri pariwisata Disbudpar Kota Semarang, Giarsito Sapto mengatakan, akan  memfasilitasi dari sisi anggaran yang dialokasi ke Badan Promosi Pariwisata kota semarang. Termasuk memfasilitasi biaya tiket objek yang dikunjungi.

"Program ini sendiri kalau di bali ada program bali beyond. Mereka takut wisatawan yang sering ke Bali akan mengalami kebosanan karena itu mereka menjual kota lain," jelasnya.

Di masa mendatang, pihaknya juga bakal menggagas program Semarang beyond. Meski di semarang, para wisatawan akan dikenalkan pada objek wisata sekitar Semarang. (*)

Penulis: bakti buwono budiasto
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help