TribunJateng/

Putri Bangga, di Purwokerto Ada Masjid Megah Nan Indah

masjid baru yang berada di Jalan Gatot Subroto Purwokerto yakni Masjid Besar Jenderal Soedirman di Purwokerto menyedot perhatian.

Putri Bangga, di Purwokerto Ada Masjid Megah Nan Indah
Masjid baru yang berada di Jalan Gatot Subroto Purwokerto yakni Masjid Besar Jenderal Soedirman.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Keberadaan masjid megah dan indah menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh kaum muslim, termasuk di Indonesia. Satu contoh, masjid baru yang berada di Jalan Gatot Subroto Purwokerto yakni Masjid Besar Jenderal Soedirman.

Masjid ini diprakarsai Koremm 071/Wijayakusuma dan masyarakat sekitar, yang dibangun mulai tahun 2012 dan telah digunakan pada Agustus 2014. Adapun untuk membangun masjid seluas 3,7 hektare itu, membutuhkan biaya sebesar Rp 6 miliar, dan bisa menampung hingga 1.500 jemaah.

Seorang warga Kelurahan Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur, Putri Wahyuningsih (32) mengaku bangga dengan Masjid Besar Jenderal Soedirman. "Saya bangga di Purwokerto ada masjid besar, megah dan bernuansa timur tengah," ujarnya seusai salat di masjid tersebut, Kamis (28/8).

Satu hal yang membuat decak kagum desain masjid tersebut, kata dia, bangunan masjid yang megah itu seakan-akan berusaha memanggil orang untuk beribadah di dalamnya. Apalagi, arsitektur bangunannya sangat menawan, yang terlihat di setiap detail ornamennya.

"Saat pertama kali melihat bangunan masjid ini, dalam hati saya ingin langsung masuk kedalam untuk melihat desain masjid dan beribadah di dalam," ungkapnya.

Menurutnya, selain menjadi tempat ibadah, Masjid Besar Jenderal Soedirman juga dapat menjadi tujuan wisata religi tidak hanya bagi masyarakat sekitar Purwokerto dan Banyumas, tetapi juga dari warga daerah lainya.

Sementara Danrem 071/Wijayakusuma Kol Inf Edison berharap agar Masjid Jenderal Besar Soedirman dapat bermanfaat bagi seluruh lapisan dan segala golongan warga Banyumas. "Masjid ini berhasil dibangun berkat buah dari rasa kebersamaan dan gotong-royong seluruh lapisan masyarakat Banyumas," ujarnya.

Awal mula mendirikan masjid tiga lantai itu, kata dia, hanya berupa niatan dari pihak TNI untuk memberikan layanan tempat beribadah bagi umat muslim di Banyumas. Selain itu, pembangunan masjid tersebut juga upaya mendekatkan antara TNI dan masyarakat dalam kehidupan yang saling berdampingan.

"Anggaran awal pembuatan masjid ini Rp 0, namun akhirnya atas bantuan berbagai pihak seperti Al-Irsyad, dan masyarakat sekitar, sejauh ini biaya pembangunan masjid sebesar Rp 6 miliar," jelasnya.

Desain bangunan Masjid itu, kata Danrem, memiliki gaya arsitektur perpaduan dari gaya Turki dan Cordoba. "Memang arsitektur mesjid ini, menggabungkan desain masjid yang berada di wilayah timur, seperti di negara Turki dan Cordoba," ungkapnya. (nug)

Penulis: fajar eko nugroho
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help