Petani Tembakau Di Pelosok Temanggung Sudah Punya Website

Petani Tembakau Di Pelosok Temanggung Sudah Punya Website

Petani Tembakau Di Pelosok Temanggung Sudah Punya Website
TRIBUNJATENG/RAKA F PUJANGGA/dok
FOTO DOKUMEN - Ganjar Pranowo panen perdana tembakau di Temanggung beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Wong gunung atau orang gunung selama ini dikonotasikan orang yang belum melek informasi. Tapi ini tidak berlaku di Desa Campurejo Temanggung. Di desa itu warganya melek internet, bahkan ada juga websitenya.

Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Temanggung diresmikan sebagai desa cyber pertama di Jawa Tengah (Jateng). Peresmian dilakukan oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Bupati Temanggung, Bambang Sukarno, dan Kepala Desa Campurejo, Agus Setyawan, Kamis (22/1).
Pemrakarsa Desa Cyber, Agus Setyawan mengatakan, hal itu adalah bagian dari revolusi mental untuk "wong gunung". Semula, wong gunung diasumsikan sebagai orang yang tidak melek teknologi dan informasi. Padahal, saat ini teknologi berbasis internet adalah keniscayaan.

Agus berharap, seluruh desa di Jateng mengenal teknologi internet. Jika desa yang dipimpinnya yang berada di lereng gunung saja bisa, tentunya desa lain yang aksesnya mudah, akan bisa mewujudkannya. "Di sini sinyal telepon genggam saja terbatas," ucapnya.

Tak lupa, Agus mempromosikan website resmi Desa Campurejo yang beralamat di portaldesa.info. Menurutnya, website resmi desa dibuat oleh warga setempat yang sebagian besar adalah petani tembakau.

Di dalam website resmi tersebut, tidak hanya berisikan informasi tentang Campurejo. Namun juga berbagai berita dari seluruh Jateng.

"Akan di update setiap hari. Jadi kalau Pak Bambang (Bupati Temanggung), Pak Ganjar atau Pak Jokowi ingin blusukan, tinggal klik saja," tambah pria berambut gondrong itu.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa Campurejo Solim mengatakan, disediakan empat laptop di Balai Desa Campurejo. Seluruh warga, diperbolehkan menggunakan laptop tersebut guna kepentingan browsing, membaca berita online, sosial media dan lain sebagainya.
Bagi warga yang belum mengenal internet, desa telah menyiapkan pelatihan gratis. Selain itu, Desa Cyber menggandeng PT Telkom sebagai mitra.

Dengan keterlibatan PT Telkom melatih tenaga IT, ketika ada masalah dengan sinyal internet, warga bisa langsung memperbaikinya. "Tidak setiap kerusakan harus memanggil orang Telkom," kata Solim.

Untuk mendukung Desa Cyber, GM Telkom Jateng-DIY Rosyidul Umam Ali, mengatakan, pihaknya menyediakan internet dengan kecepatan 10 MBps. Sebuah pemancar wifi terpasang di atas Balai Desa Campurejo.

"Sementara kami beri 10 megabyte dulu, nanti kalau animo besar akan kami tambah," katanya. Menurut Umam, wi-fi tersebut berdaya jangkau sekitar 1,5 kilometer. Namun, akses internet gratis di luar balai desa dibatasi antara pukul 15.00 hingga pukul 07.00. Sedangkan pukul 07.00 hingga 15.00 ditutup untuk memberi kesempatan pelajar setempat fokus sekolah.

"Tapi di area indoor di balai desa, akses internet kami buka 24 jam," tambah Umam Ali.
Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Bupati Temanggung Bambang Sukarno berkesempatan mencoba akses internet di balai desa. Ia membuka situs Pemprov Jateng dan twitter miliknya.
"Yang sudah bisa menggunakan internet, tunjuk jari. Lho kok cuma enam?" seloroh Ganjar disambut tawa warga setempat.

Ganjar meminta, situs portaldesa.info digunakan untuk interaksi dan tukar informasi. Misalnya tentang pupuk, hama pertanian dan lain sebagainya. (tribunjateng/galih pujo asmoro)

Penulis: galih pujo asmoro
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help