TribunJateng/

Kecelakaan Lalu Lintas

Truk Melindas Tubuh Subakir Baru Terhenti Setelah Menabrak Truk Lainnya

Truk Melindas Tubuh Subakir Baru Terhenti Setelah Menabrak Truk Lainnya

Truk Melindas Tubuh Subakir Baru Terhenti Setelah Menabrak Truk Lainnya
tribunjateng/raka f pujangga
Truk Melindas Tubuh Subakir Baru Terhenti Setelah Menabrak Truk Lainnya, Kamis 7 mei 2015 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN -Truk yang melarikan diri setelah melindas tubuh Subakir (tewas), tertangkap, Kamis (7/5). Truk yang bermuatan lemari plastik itu melindas tubuh ayahnya Zainal, warga Kauman, Wiradesa dan melarikan diri. Namun, truk tersebut mengalami rem blong di dekat Jembatan Pencongan.

Karena rem blong, truk itu kemudian menabrak truk lainnya yang bermuatan elektronik, sehingga terhenti. Sopir pun segera diamankan Polresta Pekalongan.

"Saya tidak tahu kalau sudah melindas orang. Saya nggak pernah kabur kalau melindas orang, buat apa saya kabur," kata supir truk, Sukadi (34), warga Jombang, Jawa Timur.

Dia menjelaskan, truk tersebut remnya blong sehingga menabrak truk lainnya saat melewati 10 meter dari Jembatan Pencongan.

"Saya berangkat dari kemarin, di Cikupa ingin menuju ke Surabaya membawa lemari plastik," kata dia.

Sebelumnya, truk yang dikemudikan Sukadi itu melindas tubuh Subakir yang terjatuh di pantura, depan PT Pismatex, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Kamis (7/5) siang. Subakir boncengan dengan anaknya, Zainal Arifin (21). Warga Wiradesa, Kabupaten Pekalongan itu
masih syok tidak menyangka ayahnya, meninggal karena terlindas truk.

"Saya mau menyalip truk dari kiri, tapi kaget melihat ada balok kayu. Motor saya melompat, tapi terus jatuhnya ke kanan," ujar Zainal, Kamis (7/5). Ayahnya meninggal di lokasi kejadian, bagian tubuhnya sebelah kanan sudah tidak berbentuk. Truk yang melindas tubuh Subakir masih terus melaju. Truk itu baru terhenti setelah mengalami kecelakaan menabrak truk dekat Jembatan Pencongan. Diduga truk tersebut mengalami rem blong. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help