TribunJateng/

Pilkada Serentak

Merasa Dirugikan, Ratna Sofia Peradilankan KPU

Kecewa atas terbitnya surat edaran KPU nomor 302/KPU/VI/2015 pada tanggal 12 Juni 2015 lalu.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN -‎ Kecewa atas terbitnya surat edaran KPU nomor 302/KPU/VI/2015 pada tanggal 12 Juni 2015 lalu.

Istri Wakil Wali Kota Pekalongan, Ratna Sofia, memilih untuk mengajukan pra peradilan terkait surat edaran tersebut

‎"Kami pertimbangkan untuk mengajukan pra peradilankan KPU atas surat edaran nomor 302," katanya, Rabu (17/6).

Sebab pihaknya telah mencoba mendaftar calon independen pada tanggal 5 Juni 2015, namun tidak bisa.

Alasannya, karena terganja undang-undang pemilukada nomor 8 tahun 2015.

"Kami sesalkan statmen wktu itu dari KPU bahwa saya tidak bisa mendaftar independen karena terganjal uu pilkada," katanya.

Namun, sepekan kemudian terbitlah surat edaran yang membolehkan keluarga mendaftar asalkan petahana mundur sebelum masa pendaftaran.

"Saya merasa dirugikan, karena baru tahu hari terakhir, harusnya KPU bisa telpon langsung ke yang brsangkutan memberitahukan bisa maju sesuai ketentuan surat edaran," katanya. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help