TribunJateng/

Lukisan Fhila Menyisihkan Puluhan Peserta

Fhila pun berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah di FLS2N tingkat nasional di Palembang, 23-27 Agustus 2015 mendatang.

Lukisan Fhila Menyisihkan Puluhan Peserta
FLS2N
FLS2N

SEMARANG, TRIBUNJATENG.COM -- Kebahagiaan terpancar di wajah Arfhila Choirunisa yang didaulat menjadi juara I Lomba Melukis dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Provinsi Jawa Tengah, yang diselenggarakan di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, tanggal 28-29 Juli 2015 lalu.

Prestasi ini ditorehkan oleh gadis yang akrab disapa dengan Fhila ini karena dia mampu mewakili SD Luar Biasa (SDLB) Negeri Kota Magelang ke ajang nasional. Fhila pun berhak mewakili Provinsi Jawa Tengah di FLS2N tingkat nasional di Palembang, 23-27 Agustus 2015 mendatang.

Fhila sepintas tak berbeda dengan anak-anak sebayanya. Namun, siapa sangka warga Dusun Tempak, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang ini memiliki keterbatasan dalam mendengar dan berbicara. Namun, Fhila yang benar-benar menekuni kegemaran melukisnya, akhirnya bisa memenangkan kompetisi.

Fhila yang didampingi Kepala Sekolah SLB Negeri Kota Magelang, Siti Asnah mengaku bahagia dan bangga bisa meraih juara tersebut. Dia juga mengatakan menyukai menggambar sejak kecil. Bakat yang dimiliki putri pertama dari Boby Rachmad, warga Dusun Tempak, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang ini akhirnya terus diasah.

“Sejak pertama masuk ke SLB Negeri Kota Magelang, sudah tampak bakat dan kegemarannya dengan mata pelajaran menggambar. Meski sempat kesulitan saat berlatih melukis menggunakan pensil, dia lalu menggunakan spidol yang ternyata lebih mudah baginya. Dia termasuk anak yang berbakat dan selalu semangat belajar,” kata Siti, Jumat (31/7).

Siti mengatakan, pada ajang FLS2N tingkat Provinsi Jawa Tengah itu, Fhila berhasil menyisihkan 24 peserta yang berasal dari kabupaten dan kota seluruh Jawa Tengah. Lukisan Fhila yang mengambil tema “Pemandangan Alam Indonesia” itu pun berhasil mendepak juara bertahan Kabupaten Wonosobo.

Dia mengungkapkan, prestasi membanggakan yang diraih Fhila ini, mengungguli raihan prestasi tahun sebelumnya di ajang yang sama. Selama tiga tahun, sekolah ini tidak dapat juara pertama di ajang FLSN. “Pada FLS2N tahun 2014, SLB Negeri Kota Magelang hanya mampu meraih juara dua di bidang melukis yakni, Fransisca, dan cipta baca puisi oleh Adlan Rosid. Kami pernah menyabet juara pertama di FLS2N 2011 bidang penyanyi solo,” paparnya.

Titi Wulandari, pelatih melukis Fhila, mengaku sangat bangga muridnya bisa meraih juara di ajang bergengsi itu. Setiap hari Jumat, Fhila dan teman-temannya rajin mengikuti ekstrakulikuler melukis yang diadakan di sekolah.

Menurutnya, bukan perkara mudah membangun semangat belajar bagi anak-anak berkebutuhan khusus seperti Fhila. Kondisi ini tentu berbeda ketika melatih anak-anak normal pada umumnya. Terlebih ketika harus mengikuti mood dan kemauan mereka. Apalagi, sebagian besar yang dilatih adalah siswa tuna rungu dan wicara.

“Jadi memang harus pelan-pelan, telaten kalau mengajari. Kalau tertalu cepat, perintah saya tulis di kertas. Belum lagi untuk membangun mood mereka. Sejak dua tahun lalu saya mulai melatih murid-murid SLB Negeri Kota Magelang dengan sabar dan tekun. Saya tidak jarang harus datang ke rumahnya. Biar terus semangat," pungkasnya. (Agung Ismiyanto)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help