Surabaya Jadi Kota Cerdas Terbaik 2015, Ini Indikatornya

Surabaya Jadi Kota Cerdas Terbaik 2015, Ini Indikatornya

Surabaya Jadi Kota Cerdas Terbaik 2015, Ini Indikatornya
tribunnews.com/herudin
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Risma) mengunjungi stan pada pameran Popcon Asia 2015, di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Penganugerahan Kota Cerdas 2015 di Hotel Sanghri La Hotel Jakarta pada Kamis (13/8) malam. Surabaya terpilih sebagai Kota Cerdas Terbaik 2015 (best of the best) berdasarkan penilaian yang dilakukan harian Kompas dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB).

Selain memperoleh penghargaan Kota Cerdas Terbaik 2015, Surabaya memenangi predikat Kota Cerdas kategori lingkungan. Kota pahlawan itu juga menempati posisi teratas dalam Indeks Kota Cerdas Indonesia 2015 untuk kategori jumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa.

Menurut Wapres Jusuf Kalla, sebuah daerah bisa memperoleh predikat Kota Cerdas jika memiliki pemimpin yang cerdas. Bagi Kalla, Kota Cerdas adalah daerah yang mampu meningkatkan kualitas hidup warganya. Penerapan teknologi sehingga bermanfaat bagi warganya juga menjadi salah satu indikator penilaian Kota Cerdas.

"Semuanya ini atas kerja keras Saudara-saudara semuanya. Sebagaimana Kota Cerdas artinya kota yang menyenangkan, selain teknologi cerdas, rakyat juga cerdas, apalagi wali kotanya. Tanpa kecerdasan pimpinannya, tentu ia tidak memberikan contoh kepada masyarakat," kata Jusuf Kalla kemarin malam.

Kalla juga menyampaikan bahwa menciptakan Kota Cerdas perlu perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan terhadap pelaksanaan program yang baik.

Selain Surabaya, kota lainnya juga memperoleh penghargaan. Kategori sosial dimenangkan Madiun, kemudian kategori ekonomi diraih Kota Magelang. Penghargaan juga diberikan kepada kota yang menempati urutan teratas Indeks Kota Cerdas Indonesia. Kota-kota itu adalah Magelang (kategori jumlah penduduk sampai dari 200.000 jiwa), Yogyakarta (jumlah penduduk 200 hingga 1 juta), serta Surabaya (jumlah penduduk di atas 1 juta jiwa). (*)

Penulis: fajar eko nugroho
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved