Yuliyanto Beberkan Cara Jadikan Salatiga Sebagai Kota Cerdas

Yuliyanto Beberkan Cara Jadikan Salatiga Sebagai Kota Cerdas

Yuliyanto Beberkan Cara Jadikan Salatiga Sebagai Kota Cerdas
TRIBUNJATENG/DENI SETIAWAN/IST
Yuliyanto Beberkan Cara Jadikan Salatiga Sebagai Kota Cerdas. Wali Kota Salatiga, Yuliyanto memenuhi undangan HMJ Ilmu Pemerintahan FISIP Undip Semarang. Dia menjadi narasumber pada Studium General bertajuk Strategi Kebijakan Kota Cerdas Menuju Good Governance di Auditorium Utama FISIP Undip Semarang, Kamis (8/10/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pada Kamis (8/10/2015) pagi, Wali Kota Salatiga Yuliyanto memenuhi undangan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Diponegoro (Undip) Kota Semarang.

Kehadirannya di sana, dia didaulat menjadi narasumber di gelaran Stadium General bertajuk Strategi Kebijakan Kota Cerdas Menuju Good Governance. Di hadapan ratusan mahasiswa (peserta) yang memenuhi Auditorium Utama Fisip Undip Kampus Tembalang Kota Semarang itu, Yuliyanto memaparkan tentang Salatiga sebagai kota cerdas di Jawa Tengah.

"Yang menjadi tolak ukur kota atau wilayah itu cerdas itu di antaranya cerdas pada ekonomi, sosial kemasyarakatan, hingga pengelolaan lingkungan. Seluruh hal tersebut tidak bisa dipisah dan Kota Salatiga berupaya untuk terus mengembangkannya," kata Yuliyanto dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jateng, Kamis (8/10/2015).

Dia menyampaikan, dari berbagai upaya itu, pihaknya selama menjabat sebagai pimpinan atau kepala daerah di kurun waktu empat tahun terakhir ini, Kota Salatiga telah sukses menyabet penghargaan terbaik lima dalam Indeks Kota Cerdas Indonesia 2015. Namun hal tersebut bukan sebagai ajang pamer melainkan sebagai penambah semangat serta motivasi untuk terus maju di tahun berikutnya.

"Hal dan menjadi poin penting untuk memudahkan mewujudkan itu yakni sikap kedekatan pimpinan serta pejabat lainnya dengan masyakarat. Sesuai fungsinya, kami adalah pelayan mereka. Karenanya ketika ada warga yang hendak telepon atau berkirim pesan berkait keluhan hingga aduan, bisa secara langsung dikomunikasikan," ujarnya.

Menurutnya, melalui sifat kedekatan dan keterbukaan dalam berkomunikasi itu, menjadi kunci utama kemajuan Kota Salatiga. Dan cara-cara tersebut bakal terus ditempuhnya guna membangun serta mengembangkan Salatiga menjadi kota yang paling cerdas, entah itu di tingkat provinsi maupun nasional. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved