Sweet Home

Maya Hilangkan Sekat Ruangan Agar Keluarga Lebih Akrab

"Saya sengaja tidak menempatkan sekat untuk memisahkan ruang tamu, ruang keluarga juga dapur sehingga terlihat luas," ujar Maya.

Maya Hilangkan Sekat Ruangan Agar Keluarga Lebih Akrab
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
RUANG TAMU - Maya Arywandhani bersama suami Stenly Hendrico, memertahankan desain interior rumah yang disediakan pengembang perumahan di daerah Plamongsari, Pedurungan, Kota Semarang, empat tahun lalu. 

Rumah Maya Arywandhani - Stenly Hendrico
Alamat: Plomongsari, Pedurungan, Kota Semarang
Luas Lahan: 270 meter persegi
Luas Bangunan: 250 meter persegi
Tipe Bangunan: Dua lantai

RUMAH mencerminkan pribadi pemiliknya. Itu sebabnya, Maya Arywandhani bersama suami Stenly Hendrico, memertahankan desain interior rumah yang disediakan pengembang perumahan di daerah Plamongsari, Pedurungan, Kota Semarang, empat tahun lalu.

Rumah yang berdiri di atas lahan seluas 270 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 250 meter persegi itu menyuguhkan desain minimalis dengan sedikit pembatas ruang. "Saya sengaja tidak menempatkan sekat untuk memisahkan ruang tamu, ruang keluarga juga dapur sehingga terlihat luas," ujar Maya.

Selain terkesan luas, rumah tanpa sekat dikatakan Maya membuat hubungan anggota keluarga lebih dekat. Maya menerangkan, saat keluarga besar berkumpul, suasana hangat akan tercipta sebab tidak ada penghalang saat bercengkerama. Termasuk, membiarkan tamu merasakan kehangatan keluarga.

"Ruang keluarga ini sengaja tidak diberi pembatas untuk memisahkan dengan ruang tamu dan dapur. Dan ruang keluarga ini menjadi ruang favorit berkumpul," jelas pemilik Salon Rudy Hadisuwarno Mal Ciputra Semarang ini.

Meski lahan yang dimiliki terbatas, Maya memisahkan dapur basah dan kering. Tujuannya, ruangan tetap bersih. Wanita yang hobi memasak ini menerangkan, dapur basah sengaja ditempatkan di sudut belakang luar rumah agar ruang dalam rumah tetap steril. Dapur basah seluas sekitar 9 meter persegi tersebut khusus memasak makanan berat, semisal olahan dari daging, ikan, atau makanan bersantan.

Sedangkan dapur kering, lanjut Maya, ditempatkan dalam satu sudut di dalam rumah yang menyatu dengan ruang keluarga. Maya mengatakan, dapur kering khusus digunakan untuk menyajikan makanan ringan, yakni membuat mie, roti bakar, juga berbagai minuman.

Fasilitas di dapur kering berbeda dari dapur basah yang menyediakan kompor gas serta aneka peralatan masak lengkap. Dapur yang menerapkan konsep minimalis ini terlihat modern dengan furnitur serta peralatan elektronik dapur terkini.

"Dapur kering ini khusus untuk membuat makanan ringan saja, semisal mi, roti bakar atau kopi sehingga kalau lapar tidak perlu pergi ke belakang (dapur basah-red)," imbuh Maya.

Maya mengungkapkan, kegiatan memasak menjadi momen indah di keluarga kecilnya. Kedua putrinya juga tidak canggung membantu Maya membuat aneka kue atau bakso kesukaan. "Rencana, ingin membuat dapur menjadi lebih menarik dengan wallpaper sepadan serta kitchen set yang sejajar dengan desain rumah yakni minimalis," harap Maya. (dni)

Penulis: dini
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved