TribunJateng/

Mobil Udara Karya Mulyono Akan Diadu Di Tingkat Nasional

Mobil Udara Karya Mulyono Akan Diadu Di Tingkat Nasional

Mobil Udara Karya Mulyono Akan Diadu Di Tingkat Nasional
tribunjateng/rival almanaf
Mobil Udara Karya Mulyono Akan Diadu Di Tingkat Nasional. Mulyono guru SMP IT PAPB Semarang 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mengajarkan mapel Ilmu Alam menurut guru SMP IT PAPB Semarang ini memang berbeda dengan pelajaran lainnya. Oleh karena itu ia mencoba selalu berinovasi dengan inovasi alat peraga pembelajaran. Salah satu inovasinya adalah Mobil Udara.

Mulyono, guru mapel Ilmu Alam yang merancang alat pembelajaran itu. "Sains jika tidak dikemas dengan permainan tidak akan mudah diterima siswa sekolah terutama untuk pendidikan menengah ke bawah," paparnya. Oleh karena berbagai aplikasi teori fisika dibuatnya dalam bentuk permainan menarik.

Sebelumnya ia pernah membuat roket air, dan toples tekan untuk mempercepat proses membuat telur asin, kini mobil udara telah dibuatnya dengan prinsip daya dorong udara untuk menggerakkan mobil mainan. Sejak bulan April ia telah merancangnya agar siswa-siswinya semakin memahami hukum Newton.

"Bahan yang digunakan juga mudah didapat, botol, pemompa angin, dan mobil-mobilan plastik, semua guru saya rasa bisa membuat alat peraga ini sendiri," terang lulusan Ilmu Fisika Universitas Diponegoro ini.

Kini dengan inovasi alat peraga pendidikan itu ia diundang menjadi finalis dalam lomba kreativitas guru tingkat nasional 2015. Dia akan berangkat ke Jakarta pada 18-25 November untuk bersaing dengan guru-guru lainnya di tingkat nasional dalam lomba alat peraga pendidikan.

"Target saya di tingkat nasional nanti tidak muluk-muluk bisa masuk tiga besar sudah cukup karena dari Semarang yang guru SMP cuma saya sendiri, yang lainnya dari guru SD," ucapnya. Baginya yang terpenting adalah anak didiknya paham dan bisa mengaplikasikan teori fisika dalam kehirupan sehari-hari. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help