Anggota Stand Up Indo Salatiga Raih Golden Ticket SUCI 6

Penantian Dana, peserta audisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 6 Kompas TV di Semarang selama satu tahun terjawab dengan golden ticket

Anggota Stand Up Indo Salatiga Raih Golden Ticket SUCI 6
tribun jateng/rival almanaf
Dana, peserta audisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 6 Kompas TV di Semarang raih golden ticket 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penantian Sadana Agung Sulistya, peserta audisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 6 Kompas TV di Semarang selama satu tahun terjawab dengan golden ticket yang ia genggam setelah berhasil membuat tiga juri yakni Indro Warkop, Kemal Pahlevi, dan David Nurbianto terpingkal.

Open mic nya di ajang audisi besar SUCI 6 di Auditorium Unnes, Sekaran, Gunungpati, Sabtu, (12/12/2015) sore menjadi awal langkahnya untuk selangkah lebih maju. Mahasiswa UKSW itu sukses membuat juri dan ratusan penonton tertawa sore itu.

Mahasiswa UKSW yang memulai belajar stand up comedy sejak tahun 2012 itu memang sudah dua kali mengikuti audisi SUCI. "Pertama tahun 2013, karena masih baru, saat itu jurinya Raditya Dika dan Om Indro, awal-awal mereka tertawa, namun selanjutnya drop dan akhirnya gagal," terangnya kepada Tribun Jateng.

Usai itu ia bertekat untuk belajar dan menggali lagi ilmunya. Di musim 2014 ia memutuskan untuk tidak kembali mencoba peruntungannya di SUCI. Ia sadar kala itu ia belum siap baik secara materi ataupun mental.

"Daripada hanya coba-coba dan gagal saya putuskan untuk fokus membenahi diri dahulu, sambil terus mengasah dengan terus ikut open mic di berbagai tempat, dan kompetisi lain," terangnya. Ia juga selalu melakukan observasi tentang apa yang diinginkan juri-juri dari SUCI.

Kemudian, tahun 2015 ia kembali memberanikan diri mengikuti Audisi di Semarang. Strateginya ternyata berjala lancar, selama kurang lebih delapan menit Open Mic, pemuda asal Susukan, Kabupaten Semarang itu menyampaikan materinya dengan baik.

Pujian datand dari salah satu juri, Indro Warkop yang menyatakan pemilik akun twitter @doanoa itu memiliki penyampaian materi seperti orang yang sudah berpengalaman open mic. "Saran saya, nanti coba gali materi yang lebih nasional, jangan yang terlalu kedaerahan karena mungkin bagi penonton yang majemuk nanti apa yang kamu tampilkan saat ini kurang lucu," papar Indro. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved