Sweet Home

Ini Lho, Aturan Teknis Saat Ingin Membuat Ventilasi Rumah

Penggunaan jendela atau pintu utama yang lebih dari satu sah-sah saja untuk menjaga privasi setiap ruang. Ini aturan teknisnya

Ini Lho, Aturan Teknis Saat Ingin Membuat Ventilasi Rumah
Ventilasi yang memadai penting untuk pertukaran udara di dalam rumah.

TRIBUNJATENG.COM - Penggunaan jendela atau pintu utama yang lebih dari satu sah-sah saja untuk menjaga privasi setiap ruang.

Tentunya, banyaknya ventilasi membuat udara dan pencahayaan di dalam rumah lebih bagus dan segar.

Namun, agar rumah tetap terasa nyaman dan indah, ada beberapa aturan teknis yang bisa dipakai.

General Manager PT Java Surya Utama (Jastama) Furniture & interior, Jalan Menteri Supeno 34 Semarang, Dimas Agung Nurcahyo, membagikannya kepada pembaca Tribun Jateng: 

1. Luas lubang ventilasi tetap, minimum 5 persen dari luas lantai ruangan. Sementara luas lubang ventilasi insidentil (dapat dibuka dan ditutup) minimum 5 persen luas lantai, dengan tinggi lubang ventilasi minimal 80 cm dari langit-langit.

2. Tinggi jendela yang dapat dibuka dan ditutup minimal 80 cm dari lantai dan jarak dari langit-langit sampai jendela minimal 30 cm. Udara yang masuk harus udara yang bersih, tidak dicemari asap pembakaran sampah, knalpot kendaraan, juga debu.

3. Kelembaban udara dijaga antara 40-70 persen.

4. Aliran udara diusahakan cross ventilation dengan menempatkan lubang hawa berhadapan antara dua dinding ruangan. Aliran udara ini diusahakan tidak terhalang barang-barang, semisal almari, dinding, atau sekat-sekat.

Prinsip utama dari ventilasi adalah menggerakkan udara kotor dalam rumah atau di tempat kerja, kemudian menggantikannya dengan udara bersih sehingga usahakan setiap ruang terdapat ventilasi. (tribunjateng/dini suciatiningrum)

Penulis: dini
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help