Kesaksian Warga, Korban Oplosan Itu Sering Pesta Miras di Tengaran Semarang

Kesaksian Warga, Korban Oplosan Itu Sering Pesta Miras di Tengaran Semarang

Kesaksian Warga, Korban Oplosan Itu Sering Pesta Miras di Tengaran Semarang
tribunjateng/dok
foto ilustrasi miras disita polisi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Syahbanul Hadi (45) warga Desa Bener Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang menuturkan, mereka para korban miras oplosan memang sering berpesta di sebuah kios kompleks Pasar Tugu Tengaran.

Menurutnya, kios yang dihuni Agus (35) warga Tingkir Kota Salatiga tersebut terakhir diketahui ada sekitar delapan orang pada Rabu (30/12/2015). Agus (35) si penghuni kios termasuk satu diantara dua korban tewas. Warga mengetahui mereka muntah-muntah dan ditolong warga untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salatiga.

"Biasanya puluhan orang dan hampir setiap pekan kios tersebut digunakan untuk berpesta miras. Tempat yang digunakan berada di areal pasar yang sudah lama tidak digunakan. Apakah mereka yang bertumbangan itu akibat tenggak miras, saya tak tahu pastinya. Mungkin ya karena oplosan miras yang diminumnya," ujarnya.

Direktur Utama RSUD Salatiga Agus Sunaryo mengatakan, pasien korban yang diduga kuat seusai berpesta miras oplosan itu mulai masuk dan menjalani perawatan pada Kamis (31/12/2015). Mereka dibawa warga ke rumah sakit sudah dalam keadaan kritis, mual-mual, dan teler.

"Dua di antaranya meninggal dunia yakni Agus dan Eko warga Tingkir Kota Salatiga. Tiga lainnya masih memperoleh perawatan intensif yakni H (47) warga Tingkir Salatiga dan keadaan masih kritis. Lalu N (34) warga Suruh Kabupaten Semarang dan R (45) warga Pabelan Kabupaten Semarang sedang tahap pemulihan," kata Agus. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved