Sujarwanto Senang Media Tayangkan Korban Narkoba, Biar Masyarakat Waspada

Sujarwanto Senang Media Tayangkan Korban Narkoba, Biar Masyarakat Waspada

Sujarwanto Senang Media Tayangkan Korban Narkoba, Biar Masyarakat Waspada
TRIBUNJATENG/DENI SETIAWAN/DOK
Sujarwanto Senang Media Tayangkan Korban Narkoba, Biar Masyarakat Waspada. Polisi tunjukkan barang bukti miras oplosan yang tewaskan 2 orang di Tengaran Kab Semarang

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kejadian yang merenggut korban jiwa pasca dugaan overdosis menggunakan narkoba di sebuah kamar hotel (Hotel Citra Dewi) Bandungan Kabupaten Semarang pada Minggu (3/1/2016) kemarin, Penjabat (Pj) Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko kembali menegaskan kepada setiap pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk genjar orasi melawan narkoba.

“Perang tersebut tidak hanya berlaku untuk sabu-sabu maupun ganja, tetapi juga minuman keras (miras) di Kabupaten Semarang. Kami sudah minta semua pimpinan untuk menyampaikan hal tersebut saat berpidato di hadapan siapapun dan dalam kesempatan apapun. Terlebih kepada generasi muda sebagai penerus bangsa ini yang sangat rentan terhadap narkoba,” kata Sujarwanto kepada Tribun Jateng, Selasa (5/1/2016).

Berkait berbagai pemberitaan terkait hal tersebut, pihaknya pun berterimakasih kepada awak media massa tak terkecuali yang berada di Kabupaten Semarang. Pihaknya senang media tersebut menginformasikan dan menayangkan tentang kasus korban miras oplosan di Tengaran maupun di Bandungan Kabupaten Semarang yang terjadi beberapa hari kemarin pasca Tahun Baru 2016 yang saat ini pula masih dalam penanganan pihak kepolisian.

“Kami justru terus mendorong media massa untuk memberitakannya. Minimal itu bisa membuat orang berpikir berkali-kali ketika hendak mengonsumsi sabu, ganja, miras, maupun narkotika jenis lainnya. Itu menjadi bagian dari shock terapi bagi mereka secara tidak langsung akibat yang akan didapat ketika bersentuhan langsung dengan barang haram tersebut. Media juga bagian dari cara memerangi narkoba di sini,” ujarnya.

Hal konkret lain, paparnya, Pemkab Semarang bakal berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, baik itu kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat untuk secara rutin menggelar operasi mendadak di sejumlah titik yang diterangai sebagai pusat peredaran narkoba di Kabupaten Semarang, tidak terkecuali di kawasan wisata. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help