Wow! Sisa Dana Pilkada Kabupaten Semarang Capai Rp 5 Miliar

Dibandingkan dengan daerah lain, penyerapan anggaran di KPU Kabupaten Semarang dapat kami katakan paling hemat atau masih ada sisa.

Wow! Sisa Dana Pilkada Kabupaten Semarang Capai Rp 5 Miliar
Tribunjateng/Deni Setiawan
Sisa dana Pilkada di Kabupaten Semarang capai Rp 5 miliar. Foto: Mundjirin dan keluarga usai menggunakan hak suara mereka, Rabu (9/12/2015) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Meskipun pelaksanaan pemungutan suara dan calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Semarang telah ditetapkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang hingga saat ini terus bekerja.

Satu di antaranya adalah menyusun laporan keuangan atau anggaran dalam kegiatan yang ditarget selesai pada Februari 2016 mendatang.

“Kami saat ini masih terus menyusun laporan penggunaan anggaran yang juga disesuaikan dengan kebutuhan dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Semarang kemarin. Dari hitungan sementara, besar kemungkinan dari dana hibah Pemkab Semarang yang kami terima pada 25 Mei 2015 itu masih ada sisa dan besarannya sekitar Rp 5 miliar,” kata Sekretaris KPU Kabupaten Semarang Mas Hindiarso Eko Susworo kepada Tribun Jateng, Rabu (13/1/2016).

Dia merinci, dana yang diterima pihaknya ketika itu totalnya sebesar Rp 16.393.940.000. Dari angka tersebut, dana yang telah digunakan hingga akhir Desember 2015 kemarin yakni sebesar Rp 10.920.308.891.

Artinya, dari dana yang diterima KPU Kabupaten Semarang masih ada sisa anggaran sebesar Rp 5.473.632.609. Tetapi dalam dua bulan ini atau Januari hingga Februari 2016, pihaknya masih ada pekerjaan.

“Pekerjaan yang dimaksud itu adalah untuk penyusunan laporan yang dilakukan oleh panitia pemungutan tingkat kecamatan (PPK) yang ditarget selesai pada akhir Januari 2016 ini. Lalu di KPU sendiri masih ada kewajiban penyusunan laporan, evaluasi, dan juga packing logistik yang digunakan selama pelaksanaan Pilkada kemarin. Total kebutuhan dana untuk dua bulan tersebut tidak lebih sekitar Rp 200 juta,” jelas Hindiarso.

Menurutnya, sisa anggaran hingga mencapai sekitar Rp 5 miliar tersebut tidak terserap karena ada beberapa faktor teknis yang di sisi lain bernilai positif.

Ketika awal pengajuan anggaran kepada Pemkab Semarang, pihaknya mengajukan kebutuhan logistik untuk lima pasangan calon (paslon), secara riil ternyata hanya ada dua paslon resmi.

Lalu ada kebutuhan anggaran untuk kegiatan pengurusan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP), tetapi dana tersebut tidak digunakan.

“Dibandingkan dengan daerah lain, penyerapan anggaran di KPU Kabupaten Semarang dapat kami katakan paling hemat atau masih ada sisa. Dasarnya karena di dua kebutuhan itu tidak terserap dan kami bersyukur pelaksanaan Pilkada Kabupaten Semarang tidak ada masalah, termasuk juga tidak ada perselisihan yang harus ditangani oleh Mahkamah Konstitusi (MK) seperti di daerah lain. Anggaran lain yang tidak terserap di kami yakni kebutuhan untuk Kelompok Kerja (Pokja),” jelasnya.

Alasan dana tersebut tidak digunakan, lanjutnya, karena didasarkan oleh arahan dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU RI di Jakarta. Dikhawatirkan apabila ada mekanisme Pokja dalam Pilkada 2015, bakal terjadi duplikasi. Sehingga untuk titik aman dan penghematan anggaran, sistem tersebut tidak diterapkan dalam Pilkada Serentak 2015. Apabila diterapkan sistem tersebut, artinya di tiap kegiatan misal untuk tahapan persiapan hingga penetapan ada tim tersendiri dan dana tersebut diserahkan ke pihak lain.

“Contoh mudahnya, untuk masalah pengamanan di tiap tahapan kan butuh polisi. Polisi yang berhak mengurus anggaran tersebut sesuai estimasi dana yang sudah ditetapkan. Begitu juga masalah kesehatan maupun lainnya yang melibatkan pihak di luar KPU Kabupaten Semarang. Berkait hal itu, dari sisa anggaran tersebut kami akan kembalikan ke Pemkab Semarang. Target kami sudah beres dalam penyusunannya pada Maret 2016,” ungkap dia. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help