Heboh Gafatar

Eks Gafatar yang Belum Terdata Masih Di Donohudan Belum Bisa Dipulangkan

Eks Gafatar yang Belum Terdata Masih Di Donohudan Belum Bisa Dipulangkan

Eks Gafatar yang Belum Terdata Masih Di Donohudan Belum Bisa Dipulangkan
tribunjateng/dok
FOTO DOKUMEN pemberangkatan anggota eks Gafatar dari Tanjung Emas menuju Donohudan Boyolali. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) terus berdatangan ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali untuk didata dan diberikan pembinaan sebelum dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

Kepala Badan Kesatuan, Kebangsaan, Politik dan Lintas Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Rofai mengatakan jumlah eks Gafatar yang saat ini berada di Donohudan berjumlah 1.281 orang.

"Jumlah tersebut terdiri atas 467 laki-laki, 396 perempuan, dan 418 anak-anak. Untuk daerahnya masih terus kami lakukan pendataan," ujarnya kepada Tribun Jateng, Kamis (28/1/2016).

Dia menambahkan pihaknya belum tahu apakah akan ada rombongan lagi yang akan datang ke asrama haji. Namun sepengetahuannya, masih ada eks Gafatar di Kalimantan Barat yang belum dipulangkan sehingga kemungkinan eks Gafatar yang akan datang ke asrama haji masih akan bertambah.

Ahmad juga memaparkan sebanyak 435 eks Gafatar yang datang pada gelombang awal akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing, Jumat (29/1/2016).

Eks Gafatar tersebut berasal dari Provinsi DI Yogyakarta sebanyak 345 orang, disusul Jawa Tengah sebanyak 40 orang. Sisanya berasal dari daerah lain, semisal Jakarta, Bengkulu, dan Bekasi dan daerah lainnya. "Kami sudah surati setiap pemerintah daerah yang bersangkutan untuk menjemput Besok kita serah terimakan ke daerah asal," ujar Rofai.

Meski sudah dipulangkan, mereka akan tetap menjalani program sebagaimana di asrama haji, antara lain pembinaan mental, psikologi, keagamaan, bela negara, dan sebagainya.

Namun, terkait ratusan eks Gafatar lainnya yang datang pada gelombang kedua, Ahmad mengatakan belum bisa dipulanhkan karena masih harus dilakukan pendataan serta pemberian program pembinaan. "(Eks Gafatar) gelombang kedua belum bisa kami pulangkan, masih kami data. Meskipun ada beberapa daerah yang meminta warganya untuk dipulangkan. Mungkin, tiga hari kedepan, setelah data selesai bisa dipulangkan," tandasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemprov Sumatera Selatan, Belman Karmuda mengatakan kalau pihaknya menuju ke Boyolali untuk menjemput 10 orang asal Sumsel yang telah berada di Donohudan. "Kami baru menuju ke Boyolali dan akan berkoordinasi dengan Pemprov Jateng, supaya 10 orang ini pulang ke daerah asalnya," tandasnya. (*)

Penulis: suharno
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help