TribunJateng/

Ini Asal Usul Kenapa Imlek Selalu Hujan

Perayaan Imlek yang selalu bertepatan dengan musim penghujan bukan tanpa sebab

Ini Asal Usul Kenapa Imlek Selalu Hujan
tribunjateng/puthut dwi putranto
Parjoko (70) membersihkan sudut demi sudut ruangan Kelenteng Tri Dharma Hok An Bio, Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (3/2/2016) sebagai persiapan jelang Imlek. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perayaan Imlek yang selalu bertepatan dengan musim penghujan bukan tanpa sebab.

Ketua Yayasan Klenteng Kebun Jeruk TITD Low Lie Bio Indra Satya Hadinata mengungkapkan, nenek moyang orang Tionghoa bermatapencaharian petani yang mengandalkan penghidupan mereka dari bercocok tanam.

Tahun baru Imlek sekaligus menandakan dimulainya musim semi.

"Di Tiongkok yang kala itu mayoritas penduduknya hidup bertani, maka perayaan Imlek adalah perayaan musim semi," katanya.

Musim semi membawa kabar gembira dan pengharapan bagi petani, karena mereka dapat memulai kegiatan bercocok tanam pasca berlalunya musim dingin yang menyebabkan aktivitas bekerja mereka terhenti.

Meski orang Tionghoa kini banyak yang berprofesi di luar petani, mereka tetap melanggengkan tradisi.

Indra mempercayai, hujan sebagaimana air, selalu mendatangkan rizki.

"Air merupakan salah satu sumber kehidupan. Maka waktu tahun baru Imlek sering bersamaan dengan turunnya hujan karena dipercaya membawa rizki bagi orang Tionghoa," katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help