PT Apparel One Indonesia Melakukan Peluasan Pabrik, Nilai Investasi Rp 490 Miliar.

Pabrik tekstil PT Apparel One Indonesia di Semarang melakukan perluasan dengan nilai investasi Rp 490 miliar

PT Apparel One Indonesia Melakukan Peluasan Pabrik, Nilai Investasi Rp 490 Miliar.
tribunjateng/hermawan endra
Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Azhar Lubis sedang melihat-lihat perluasan pabrik yang dialakukan PT Apparel One Indonesia, di Kawasan Industri Wijayakusuma, Selasa (15/3/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Upaya pemerintah menciptakan lapangan kerja terus digenjot.

Langkah nyata yang dilakukan dengan perluasan pabrik tekstil PT Apparel One Indonesia di Semarang dengan nilai investasi Rp 490 miliar.

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Azhar Lubis menyampaikan bahwa peresmian yang dilakukan menunjukan geliat investasi sektor tekstil di Jawa Tengah.

Dia menjelaskan, PT Apparel One Indonesia merupakan satu dari 16 perusahaan yang termasuk dalam program investasi padat karya menciptakan lapangan kerja oleh Presiden Joko Widodo.

Perluasan pabrik ini memiliki kapasitas produksi pakaian jadi sebanyak 21 juta item per tahun yang diperuntukan bagi pasar ekspor dengan nilai mencapai US$ 100 juta per tahun dan direncanakan menyerap 6.000 orang tenaga kerja.

"Hal ini positif bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya, serta meningkatkan pendapatan devisa melalui peningkatan ekspor serta investasi sektor padat karya," ujarnya disela acara peresmian PT Apparel One Indonesia, Selasa (15/3/2016).

Azhar Lubis menyampaikan bahwa dengan melihat perkembangan realisasi atas komitmen rencana investasi yang semakin meningkat, BKPM optimis bahwa target realisasi investasi sebesar Rp 594,8 Triliun dapat tercapai.

Menurutnya, provinsi Jawa Tengah sendiri merupakan daerah tujuan utama lokasi realisasi investasi industri tekstil dan produk tekstil selama tahun 2015. Dominasinya bahkan menggeser posisi Jawa Barat, sejak triwulan ketiga 2015.

Nilai investasi tekstil yang masuk ke Jawa Tengah selama tahun 2015 tercatat mencapai Rp 4,6 triliun dengan jumlah proyek mencapai 188 proyek dan menyerap tenaga kerja sebesar 79.131 orang. Kontribusi Jawa Tengah ini setara dengan 56% dari total investasi tekstil di Indonesia.

Azhar Lubis menambahkan, pemerintah terus mengawal berbagai realisasi investasi melalui fasilitas dan bantuan atas permasalahan yang dihadapi oleh investor. Disamping itu, penyederhanaan perizinan, termasuk layanan investasi 3 jam, kemudian investasi langsung kontruksi, percepatan layanan jalur hijau akan terus dikembangkan. "Sehingga mamperkuat investor merealisasikan investasinya," imbuhnya.

PT Apparel One Indonesia sendiri merupakan perusahaan PMA asal Singapura dengan induk perusahaan Binabusana Internusa Group. Perusahaan ini telah membangun dua pabrik yaitu PT Bina Busana Internusa di Jakarta dan PT Bina Busana yang berlokasi di kawasan industri wijayakusuma, Semarang.

Presiden Direktur PT Apparel One Indonesia, Lukman Widjaja menambahkan, pabrik sebelumnya mampu memproduksi pakaian jadi sebanyak 10 juta pieces per tahun. Lewat perluasan ini akan meningkatkan jumlah produksi menjadi 31 juta pieces per tahun dengan total nilai ekspor mencapai US$ 150 juta per tahun.

"Awalnya luas lahan 1,5 hektar, sekarang ini menjadi 3,9 hektar. Terkait bahan baku, hingga saat ini 80 persen impor, terutama kain. Tapi kami dalm kondisi bangun, dalam waktu dua bulan ke depan kami akan realisasi satu lagi yaitu masuk ke bahan baku di Karawang," imbuhnya.

PT Apparel One Indonesia memproduksi pakaian jadi beberapa brand sportware ternama dunia, seperti Adidas dan Puma. "Tapi kontribusi paling banyak dari Adidas hampir seratus persen, yang lain sedikit-sedikit," imbuhnya. (*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved