Djarum Sirkuit Nasional 2016

Ini Dia Ikhsan, Calon Bintang Baru Dari Ragunan

Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan sejak dulu terkenal sebagai salah satu 'gudang' pencetak pebulutangkis handal tanah air yang mendunia

Ini Dia Ikhsan, Calon Bintang Baru Dari Ragunan
istimewa
Ikhsan Leonardo Immanuel Rumbay. 

TRIBUNJATENG.COM, MAKASAR - Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan sejak dulu terkenal sebagai salah satu 'gudang' pencetak talenta-talenta pebulutangkis handal tanah air yang mendunia.

Sebut saja sang legenda peraih juara dunia bulutangkis tahun 1983, Icuk Sugiarto. Ia merupakan satu dari banyaknya pebulutangkis sukses yang lahir dari SKO Ragunan.

Dan kini, SKO Ragunan mencoba untuk melahirkan kembali calon bintang karpet hijau yang mendunia. Salah satunya datang dari pemain tunggal putra yang saat ini sedang berlaga di pentas Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Sulawesi Selatan Open 2016, Ikhsan Leonardo Immanuel Rumbay.

Harapan Ikhsan untuk menjadi pemain Dunia, salah satunya datang dari sang pelatih yang saat ini menangani IKhsan, yakni Uswan Firmansyah. Di temui di GOR Sudiang, Makassar, yang merupakan tempat berlangsungnya Djarum Sirnas Li Ning Sulawesi Selatan Open 2016, Uswan mengungkapkan bahwa Ikhsan merupakan pebulutangkis berbakat calon pemain dunia.

"Saya dan pelatih yang lain sebenarnya sudah memantau Ikhsan saat dirinya menjadi runner up Kejurnas (Kejuaran Nasional) tahun 2014 ketika membela PPLP Sulut. Namun karena birokrasi yang tidak mudah untuk bisa membawa Ikhsan ke SKO Ragunan, membuat kami harus lebih sabar menunggu. Dan sekitar bulan Juli 2015, akhirnya Ikhsan pun secara resmi bisa berlatih bersama kami di SKO Ragunan," Kata Uswan.

"Ikhsan anaknya ngotot dan tak pantang menyerah jika sedang bertanding. Jika sedang latihan, disiplinnya sangat tinggi, dan dia gak pernah nolak jika pelatih menyuruh untuk berlatih apapun. Dan saya berharap, semoga Ikhsan bisa menjadi pemain dunia yang kaya dengan prestasi,"tutur Uswan.

Meskipun Ikhsan baru tehitung enam bulan bermukim di SKO Ragunan, namun prestasi pebulutangkis yang lahir di Manado, 15 Januari 2000 itu cukup membanggakan. Ikhsan tercatat mampu meraih dua gelar juara nomor tunggal remaja putra di Djarum Sirnas NTB Open 2015 dan di Djarum Sirnas Kalimantan Selatan Open 2016.

Dan di Djarum Sirnas Sulawesi Selatan Open 2016 ini, Ikhsan kembali mengemban missi untuk dapat meraih gelar juara tertinggi Djarum Sirnas.

Namun kali ini, dirinya mencoba kemampuan dengan turun di nomor tunggal taruana putra. Sejauh ini, hingga memasuki babak kedua sore tadi, Rabu (16/3) Ikhsan masih terus melaju ke babak selanjutnya, setelah berhasil menundukan wakil PB Guna Dharma Bandung, Yosafat Efraim dengan 21-9 dan 21-13.

"Semoga di Djarum Sirnas kali ini, saya bisa meraih gelar juara lagi meskipun persaingannya pasti lebih ketat karena turun di kelas taruna. Namun saya akan terus berusaha agar bisa memberikan hasil yang terbaik, demi mengejar cita-cita saya untuk bisa menjadi pemain dunia," papar Ikhsan yang mengaku sangat mengidolakan legenda bulutangkis tunggal putra, Taufik Hidayat.

Di babak ketiga yang bakal di lakoninya besok, Kamis (17/3), Ikhsan akan berjumpa dengan wakil PB Djarum Kudus,
Mega Ciputra. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help