Sweet Home

Tips Pilih Desain dan Material Jendela, Pertimbangkan Estetika dan Kemanfaatan

Tips Pilih Desain dan Material Jendela, Pertimbangkan Estetika dan Kemanfaatan

Tips Pilih Desain dan Material Jendela, Pertimbangkan Estetika dan Kemanfaatan
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
Tips Pilih Desain dan Material Jendela, Pertimbangkan Estetika dan Kemanfaatan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Keberadaan jendela dalam sebuah rumah tak hanya berfungsi sebagai ventilasi tetapi juga memengaruhi estetika penataan rumah. Itu sebabnya, Listyarini Meitasari, tak sembarangan menentukan bahan jendela.

Dia memilih memasang jendela kaca di setiap sudut bangunan bertingkat dua rumahnya. Ini juga sesuai konsep rumah sehat dan hemat energi yang ditetapkan wanita yang akrab disapa Metta ini. Dia memilih jendela berbentuk persegi panjang, yang memiliki panjang dua meter dan lebar satu meter.

Ada enam jendela yang tertempel sejajar di dinding rumah. Jendela itu bersifat fixed window atau jendela mati yang tak bisa dibuka. Fungsi utamanya, tempat masuk cahaya. "Saat siang, tak perlu menyalakan lampu karena rumah mendapat cahaya dari luar," terang Metta. Menurut Metta, pemilihan jendela kaca juga dimaksudkan untuk memberi efek luas pada bangunan berlahan terbatas.

Meski begitu, Metta mengakui, pemasangan jendela kaca yang transparan membuat suasana di dalam rumah terlihat panas. Untuk mengimbangi, pemilik Surya Permana Enterprise ini memilih furniture dari kayu jati, baik kursi dan meja tamu, tempat tidur, serta tangga menuju lantai dua. Metta berpendapat, furniture dari kayu membuat rumah lebih adem dan memberi kesan eksotik.

Sementara, Susiyanti Sidharta memilih jendela berbahan kayu jati. Konsep rumah tropis membuat dia menempatkan ventilasi di setiap sisi rumah. Jendela dua daun yang bisa dibuka saat diperlukan dan lubang ventilasi berupa kisi-kisi kayu horisontal membuat udara di dalam rumah selalu sejuk.

Susiyanti menjelaskan, sekilas, jendela berbahan kayu jati tersebut terlihat satu pasang. Sejatinya, ada dua pasang yakni daun jendela kaca yang terpasang di dalam rumah dan jendela krepyak di sisi luar.
"Bila pagi sampai sore, yang dibuka daun jendela kayu dan kaca. Sebaliknya, saat malam, daun jendela krepyak ditutup tapi udara masih bisa masuk ke dalam lewat kisi-kisi," terangnya.

Beda lagi pertimbangan Bambang Purnomo dalam memilih bahan jendela. Dia menggunakan jendela aluminium yang ringan dan modern. "Saya pilih bahan ini untuk menyesuaikan konsep rumah yang minimalis modern. Jadi, pemasangan jendela aluminium membuat rumah semakin sempurna," ujarnya.
Pegawai swasta tersebut menilai, material aluminium juga lebih awet dibanding kayu. Dari sisi harga, juga lebih terjangkau.

Halaman
12
Penulis: dini
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help