TribunJateng/

Saat Kecil Ketagihan Game Online, Kini Bhagas Mahasiswa Udinus Jadi Konsultan Sistem IT

Saat Kecil Ketagihan Game Online, Kini Bhagas Mahasiswa Udinus Jadi Konsultan Sistem IT

Saat Kecil Ketagihan Game Online, Kini Bhagas Mahasiswa Udinus Jadi Konsultan Sistem IT
tribunjateng/magang
Bhagas mahasiswa Udinus yang sukses jadi konsultan sistem IT 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Bermula dari hobi main game dan mengotak-atik komputer saat kecil kini Bhagas mahasiswa Udinus ini sudah jadi konsultan IT. Bahkan beberapa dinas di Kota Semarang dan developer menjadi kliennya terkait internet atau sistem IT.

Bhagas pemuda asal Banyumanik Semarang ini semasa sekolah ketagihan main game dan sering mengotak atik komputer. Bahkan sempat nggak masuk sekolah hingga sebulan gara-gara ketagihan game online dan komputer.

Pada tahun 2007 berawal dari ketertarikannya bermain sebuah game Bhagas ingin membuat software cheat game agar game yang dia mainkan terasa lebih mudah. Dan setelah browsing dan melakukan coding untuk membuat software akhirnya dia berhasil. Bahkan character yang dimainkannya menjadi terkenal di dunia virtual karena keberhasilanya menembus sistem guard game tersebut.

Kemudian pada tahun 2010 setelah kelulusan SMA, Bhagas ingin kuliah namun tak ada biaya karena tak ingin merepotkan orangtuanya. Lulus SMA dia melamar menjadi guru TIK atau ilmu komputer dengan hanya berbekal ijazah SMA. Dan akhirnya dia diterima di SMAN Negeri di Ungaran sebagai teknisi sekaligus guru honorer mata pelajaran ilmu komputer.

Dari gajinya bekerja itu dia gunakan untuk mendaftar kuliah di jurusan Tekhnologi Informasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Setelah berjalan sekian semester Bhagas memiliki ide untuk membuka jasa konsultan IT dan jaringan.

Dengan uang hasil berkerjanya sebagai teknisi dan menjual beberapa barang berharganya dia menyewa sebuah gedung di JL Brotojoyo no 2A Semarang sebagai kantor bernama CV Informatika Pratama. Pemuda teman kuliahnya pun direkrut sebagai karyawannya. Berjalan beberapa tahun Bhagas berpindah di gedung milik saudaranya di jalan pertokoan Jurnatan blok B 5.

Tak disangka, di Jurnatan, dia dapat orderan dari pengusaha Emas untuk membuat program sistem pengolahan emas. Karena pengalamannya yang minim bhagas dan teman-teman nya sekantor minta bantuan ke dosen yang mengajarnya dan akhirnya mampu menyelesaikan program tersebut dengan bayaran lumayan.

Setelah keberhasilanya itu mereka melebarkan sayap dan menawarkan jasanya ke beberapa instansi akhirnya bhagas memenangkan lelang untuk membuat program di Kementrian Pertanian. Semua dilakukan dengan sungguh-sungguh dan akhirnya berhasil sesuai target. Beberapa instansi telah menggunakan jasanya antara lain Kementrian Keuangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta beberapa toko terkenal di Jateng. (Ditulis oleh Fauzan mahasiswa Undip magang di Tribunjateng)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help