SIAGA BENCANA, Berikut Ini Daerah Rawan Banjir dan Longsor di Kota Semarang

SIAGA BENCANA, Berikut Ini Daerah Rawan Banjir dan Longsor di Kota Semarang

SIAGA BENCANA, Berikut Ini Daerah Rawan Banjir dan Longsor di Kota Semarang
tribunjateng/dok
HENDI tinjau daerah banjir rob di Semarang Utara

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengeluarkan surat edaran siaga bencana banjir dan longsor, Senin (20/6). Siaga bencana diberlakukan mulai 20 Juni-19 Juli 2016. Langkah ini menyusul tingginya curah hujan di Jawa Tengah khususnya di Kota Semarang.

Kabag Humas Pemkot Semarang, Achyani membenarkan surat edaran yang ditandatangani Walikota pada 20 Juni lalu. Surat edaran itu berisikan beberapa poin agar seluruh camat dan lurah meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi segala kemungkinan terjadinya bencana. “Langkah pencegahan, kesiapsiagaan, dan antisipasi ini untuk melindungi masyarakat dari bencana alam di wilayahnya masing-masing. Pemetaan wilayah rawan bencana yang sudah dilakukan agar benar-benar dipahami oleh masyarakat untuk kewaspadaan,” ujarnya, Kamis (23/6).

Achyani mengatakan camat dan lurah diminta sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah yang rawan terjadinya bencana alam. "Jangan pernah bosan mengingatkan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Karena ini merupakan tugas pemerintah untuk melindungi masyarakat," ujarnya

Dalam surat edaran tersebut, juga disebutkan untuk mengambil langkah awal jika terjadi bencana alam. Camat dan lurah agar segera melakukan mitigasi bencana dan mengambil langkah menyelamatkan warga masyarakat, agar jangan sampai ada korban jiwa. “Titik-titik evakuasi dan tempat penampungan korban bencana di masing-masing kelurahan rawan bencana agar dilakukan pengecekan mengenai kesiapannya. Bagi masyarakat yang melihat atau terkena bencana alam agar menghubungi Posko BPBD Kota Semarang (024) 6730212,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Kota Semarang, Daerah Rawan Longsor antara lain:

Kecamatan Gunungpati meliputi Gunungpati, Nongkosawit, Sekaran, Sadeng, Sukorejo, Kandri, Pongangan, dan Kalisegoro

Kecamatan Banyumanik meliputi Tinjomoyo, dan Jabungan.
Kecamatan Semarang Barat meliputi Manyaran, Kembangarum, Bongsari, Gisikdrono.
Kecamatan Gajahmungkur meliputi Gajahmungkur, Bendan Dhuwur, Lempongsari, Kecamatan Ngaliyan meliputi Wonosari, Tambak Aji, Purwoyoso.
Kecamatan Candisari meliputi Tegalsari, Candi, Jomblang, Karanganyar Gunung, sedangkan Kecamatan Tembalang meliputi Kedungmundu, Tembalang, Sendangguwo, Rowosari.

Daerah rawan banjir meliputi Kecamatan Tugu, Kecamatan Semarang Barat, Kecamatan Semarang Timur, Kecamatan Semarang Utara, Kecamatan Semarang Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kecamatan Gayamsari. (*)

Penulis: galih permadi
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved