TribunJateng/

Kecelakaan Lalu Lintas

Guru TK Yang Tewas Ditabrak Minibus Dikenang Penyayang Anak-Anak di Kampungnya

Sejak remaja Indrayati memang sangat peduli terhadap anak-anak di kampungnya. Indrayati pun bercita-cita ingin mengabdikan dirinya untuk anak-anak.

Guru TK Yang Tewas Ditabrak Minibus Dikenang Penyayang Anak-Anak di Kampungnya
Tribun Jateng/Puthut Dwi Putranto
Korban tabrak lari, Heriawati Mosasiningsih, warga Wandan Kemiri, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan dan Indrayati, warga Terkesi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN -- Tewasnya Indrayati dan Heriawati Mosasiningsih warga Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah merupakan pukulan terberat bagi keluarga yang ditinggalkan. Terlebih lagi bagi anak didik mereka yang amat sangat dicintainya.

Kedua korban diketahui bernama Heriawati Mosasiningsih, warga Desa Wandan Kemiri, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan dan Indrayati (43), warga Desa Terkesi, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan.

Indaryati adalah Guru TK Terkesi Utara dan Heriawati Mosasiningsih adalah Guru TK Wandan Kemiri.

Pihak keluarga tak menyangka jika kedua Guru TK yang dikenal penyayang terhadap anak-anak itu bakal pergi meninggalkan mereka selama-lamanya.

Meski keduanya mengajar di lokasi yang berbeda, Indrayati dan Heriawati adalah sahabat karib. Keduanya sering terlihat bersama. Warga di kampung halaman mereka mengenangnya sebagai sosok ibu yang santun dan rendah hati.

Kini mereka semua berharap agar pelaku tabrak lari tersebut bisa segera ditangkap oleh pihak Sat Lantas Polres Grobogan.

"Kami minta pelaku segera ditangkap. Mau dibayar dengan apa saja tetap tidak bisa mengembalikan kakak saya tercinta, " tangis Khomari (45), adik ipar Indrayati saat ditemui Tribun di RS Yakkum Purwodadi, Kamis (28/07/2016) petang.

Dijelaskan Khomari, sejak remaja Indrayati memang sangat peduli terhadap anak-anak di kampungnya. Indrayati pun bercita-cita ingin mengabdikan dirinya untuk anak-anak.

Kenangan itulah, jelas Khomari, yang membuat tetangga, sahabat serta keluarga tak kuasa menahan tangis jika mengingat ibu tiga anak itu.

" Mbak Indrayati sangat peduli terhadap anak-anak di desanya. Kami semua menangis mendengar jika beliau telah dipanggil sang khalik. Semoga beliau diterima di sisi-Nya di tempat yang terbaik, " tutur Khomari. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help