Home »

Solo

Jemaah Haji 2016

Para Pengantar Calon Haji Nggak Perlu Masuk Embarkasi

Para Pengantar Calon Haji Nggak Perlu Masuk Embarkasi karena memang nggak boleh

Para Pengantar Calon Haji Nggak Perlu Masuk Embarkasi
TRIBUNJATENG/SUHARNO
PENGANTAR HAJI- Para jemaah calon haji menyalami anggota keluarga atau kerabatnya yang mengantar hingga Embarkasi Solo. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kasubag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Agus Widakdo menghimbau supaya para pengantar calon haji tidak perlu mengantar anggota keluarganya atau kerabatnya yang akan melaksanakan ibadah haji hingga Embarkasi.

Menurut Agus, para pengantar tidak diperbolehkan untuk masuk ke dalam Embarkasi Solo sehingga dipastikan tidak bisa bertemu keluarga atau kerabatnya yang akan pergi ke tanah suci.

"Dari beberapa pengalaman lalu, ada kecelakaan yang melibatkan rombongan pengantar haji. Jadi, kami himbau supaya para pengantar calon haji yang dari jauh seperti Pantura atau Jawa Tengah bagian barat tidak mengantar hingga ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali," ujar Agus, Rabu (10/8/2016).

Agus menjelaskan dari pengalaman tahun-tahun yang lalu, rombongan pengantar calon haji tidak hanya satu dua mobil. Tetapi satu calon haji, menurutnya, bisa diantar rombongan keluarga atau kerabat yang mencapai 10 mobil.

"Di Asrama Haji pun nantinya rombongan pengantar tidak diperkenankan masuk sehingga kami menghimbau usai pelepasan di tiap-tiap daerah para pengantar tidak perlu sampai ke Asrama Haji dan cukup mendoakan dari rumah masing-masing," sambungnya.

Terkait keberangkatan jamaah calon haji, Agus mengatakan dari dua kelompok terbang (Kloter) yang telah diberangkatkan ada sekitar 15 orang yang keberangkatannya ditunda. "Sebanyak 15 orang terdiri dari enam orang dari Kloter satu dan sembilan dari Kloter dua. Alasannya ditunda karena ada yang sakit dan ada yang dimutasi ke Kloter lainnya," tandas Agus. (*)

Penulis: suharno
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help