Ternyata Soal Tes Seleksi CPNS Sangat Mudah, Ini Rahasianya

Ternyata Soal Tes Seleksi CPNS Sangat Mudah, Ini Rahasianya

Ternyata Soal Tes Seleksi CPNS Sangat Mudah, Ini Rahasianya
TRIBUNJATENG/DANIEL ARI PURNOMO
MONITOR- Layar monitor komputer di Laboratorium Computer Assisted Tes (CAT), Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Semarang di bekas Gedung Samsat Online Provinsi Jawa Tengah, Jalan Soekarno-Hatta KM 29, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (10/8/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Endang Irianto tampak serius mengamati layar monitor komputer di Laboratorium Computer Assisted Tes (CAT), Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Semarang di bekas Gedung Samsat Online Provinsi Jawa Tengah, Jalan Soekarno-Hatta KM 29, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (10/8/2016).

"Kalau soal tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ini sangat mudah. Padahal waktu ikut tes dulu seingat saya sangat sulit. Mungkin karena saya sudah membidangi pekerjaan saya ya, jadi tampak mudah," ungkap perempuan yang menduduki jabatan eselon IV Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (DPPAD) Jawa Tengah, saat menjajal alat simulator tes CPNS berbasis CAT.

Pengamatan Endang, soal tes CPNS tiap peserta dalam Laboratorium CAT, berbeda. Baik nomor maupun pertanyaan soal tes. "Tempatnya nyaman, ada pendingin ruangan. Kehadiran UPT BKN Semarang ini tentunya sebuah kemajuan untuk bidang kepegawaian dalam merekrut CPNS," ujarnya.

Pantauan Tribun Jateng, ruang Laboratorium CAT dilengkapi kamera CCTV dan 55 unit komputer yang terkoneksi langsung dengan server dan bersistem penilaian online. Pengantar peserta dapat memantau langsung nilai yang diperoleh CPNS di luar ruang tes.

Dalam kesempatan serupa, Kepala BKN pusat, Bima Haria Wibisana mengungkapkan peresmian UPT BKN Semarang difungsikan sebagai penyedia saranan pelaksanaan rekrutmen CPNS, seleksi jabatan, pemetaan kompetensi, dan seleksi ujian ikatan dinas melalui CAT.

"PNS kita ini banyak yang mulai menua dan menjelang pensiun. Yang berusia 51 hingga 65 tahun itu ada sekira hampir 800 ribu. Tahun depan itu pensiun semua," katanya saat membuka sambutan peresmian UPT BKN Semarang.

Purna tugasnya hampir satu juta PNS tahun depan, dikatakan Bima akan mendatangkan para CPNS muda setara jumlah. Kondisi tersebut menjadi dasar Bima dalam membangun sejumlah UPT BKN di tanah air.

"Sekarang anak-anak muda pikirannya sudah visioner. Tak mungkin kami merekrut mereka dengan cara lama. Sedangkan instansi lain sudah mulai menerapkan sistem berbasis komputer dalam perekrutan pegawai," papar Bima.

Melengkapi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Arif Irwanto mewakili Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menuturkan pihaknya gembira atas hadirnya UPT BKN di wilayah regional Jawa Tengah.

"Kami senang UPT BKN hadir di Jawa Tengah guna memberi peningkatan tata kelola pemerintahan daerah yang cepat, bersih, transparan, akuntabel, dan partisipatif," ucapnya membacakan sambutan dari Ganjar.

Arif mengatakan, bila ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kurang kompeten, pihaknya akan memberi kesempatan yang bersangkutan untuk mengikuti latihan, kemudian diberi penugasan.

"Bila ASN itu gagal, maka akan dilatih lagi dan diberi kesempatan serta tempat lain, yang sekiranya sesuai keinginan. Kalau tetap tidak bisa, maka dilatih lagi. Kesempatan ini kami berikan dalam konteks Humas Resources Development," katanya. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help